Mudik Lebaran

Kapolda Lampung Perintahkan Jalur Mudik Dijaga Sniper

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI terkait penempatan personel penembak jitu tersebut.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
PIMPIN APEL - Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Mapolda Lampung, Kamis (12/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Jalur mudik di Lampung besar kemungkinan akan dijaga oleh sniper

Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI terkait penempatan personel penembak jitu tersebut.

Helfi menyampaikan wacana penempatan penembak jitu (sniper) seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Mapolda Lampung, Kamis (12/3/2026). 

“Kami terus berkoordinasi dengan TNI terkait penempatan personel, mengenai hal-hal strategis seperti personel khusus atau penembak jitu,” kata Helfi.

Ia mengatakan, koordinasi akan dilakukan langsung dengan Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. 

Namun detail teknis penempatan personel tersebut tidak disampaikan secara terbuka kepada publik. “Terkait detailnya tidak perlu kami sampaikan secara terbuka kepada publik demi alasan keamanan,” ujarnya.

Dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, sebanyak 3.900 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran

Helfi menjelaskan, seluruh rencana operasi telah disusun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur TNI, Polri, dan instansi terkait. 

Pos pelayanan, pos pengamanan, serta pos terpadu akan ditempatkan di berbagai titik strategis sesuai dengan fungsi masing-masing.

Sebelumnya, Kapolda telah melakukan pengecekan di sejumlah titik krusial, seperti pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, terminal bus, serta jalur yang diprediksi dilalui pemudik. 

“Kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak agar pengamanan ini berjalan lancar,” katanya.

Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan, termasuk kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas. 

Untuk titik rawan kecelakaan di jalan tol maupun arteri, polisi telah menyiapkan pos pengamanan serta melakukan upaya perbaikan jalan yang rusak. 

Kapolda juga menginstruksikan para kapolres untuk proaktif memperbaiki jalan berlubang menggunakan semen atau batu kerikil guna mencegah kecelakaan.

Sementara itu, kejahatan konvensional seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) tetap menjadi perhatian utama selama masa mudik

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved