Mudik Lebaran

7,85 Juta Unit Kendaraan Diprediksi Lintasi JTTS Selama Mudik Lebaran 2026

PT Hakaaston (HKA) memastikan kesiapan total di sejumlah ruas tol kelolaannya di Pulau Sumatera guna menyambut arus mudik dan balik.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
NAIK - Volume lalu lintas di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 7,85 juta kendaraan. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung PT Hutama Karya (Persero) memprediksi volume lalu lintas di sepanjang jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Lebaran 2026 diperkirakan meningkat sebesar 47,67 dari kondisi normal.

Secara total, diperkirakan sebanyak 7,85 juta unit kendaraan akan melintasi jaringan tol tersebut selama masa arus mudik dan balik.

Mengantisipasi lonjakan ini, PT Hakaaston (HKA) memastikan kesiapan total di sejumlah ruas tol kelolaannya di Pulau Sumatera guna menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri.

Fokus utama dilakukan pada penguatan layanan operasional dan pemeliharaan infrastruktur termasuk di ruas utama seperti Bakauheni-Terbanggi Besar.

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah mitigasi dan persiapan sejak jauh hari untuk menjamin kenyamanan pengguna jalan.

"Persiapan kami mencakup pemeliharaan infrastruktur jalan, penyiagaan personel operasional, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait," ujarnya, Minggu (15/3/2026).

"Seluruh layanan di ruas yang kami kelola disiagakan selama 24 jam untuk memastikan pengguna jalan memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar," imbuhnya.

Khusus di gerbang utama Pulau Sumatera, yakni ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), HKA memberikan perhatian ekstra mengingat posisinya sebagai titik awal pergerakan pemudik dari arah Pelabuhan Bakauheni.

Selain merampungkan pemeliharaan marka dan rambu, HKA juga telah menyiapkan skema manajemen trafik guna mencegah penumpukan kendaraan.

Salah satu strategi utama di ruas Bakter adalah optimalisasi fungsi rest area sebagai buffer zone atau area penyangga. Rest area yang disiapkan meliputi Km 20B, 33B, 49B, 67B, dan 87B.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan arus dan menjaga ritme lalu lintas agar tetap stabil menuju gerbang keluar.

Tak hanya di Lampung, kesiapan juga terlihat di wilayah Sumatera Bagian Utara pada ruas Medan-Binjai (Medbin).

Sebanyak 102 personel layanan jalan tol, mulai dari tim patroli hingga unit reaksi cepat, disiagakan penuh selama 24 jam untuk memantau keselamatan pemudik di kawasan tersebut.

Sementara itu, di Sumatera Bagian Tengah, jalur strategis Pekanbaru-XIII Koto Kampar yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat dilaporkan sudah siap 100 persen.

Infrastruktur pendukung telah rampung diperbaiki guna memfasilitasi lonjakan kendaraan antarprovinsi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved