Mudik Lebaran

Hadapi Mudik Lebaran, Terminal Rajabasa Siagakan Posko Pelayanan 24 Jam

Terminal Rajabasa mencatat adanya peningkatan volume kendaraan dan penumpang yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
POSKO PELAYANAN - Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, mengatakan pihaknya menyiagakan posko pelayanan selama 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Terminal Rajabasa menyiagakan posko pelayanan selama 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, mengatakan posko tersebut disiapkan oleh BPTD Kelas II Lampung guna memastikan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi bus.

"Posko beroperasi penuh selama 24 jam dengan sistem kerja dua sif, yakni pukul pukul 08.00-20.00 WIB dan pukul 20.00-08.00 WIB," kata Budi Hartanto, Minggu (15/3/2026).

Dalam operasionalnya, setiap hari terdapat tiga petugas khusus yang berjaga di posko.

Selain itu, satu regu pendukung berjumlah sembilan orang turut disiagakan untuk membantu berbagai layanan di area terminal.

Regu tersebut memiliki tugas yang terbagi pada beberapa fungsi, antara lain pengamanan terminal, pengaturan lalu lintas kendaraan di area terminal, pelayanan front office, serta petugas survei kepuasan layanan (SKL) yang bertugas memantau kualitas pelayanan kepada penumpang.

Berdasarkan data produksi per 15 Maret 2026, Terminal Rajabasa mencatat adanya peningkatan volume kendaraan dan penumpang yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Pergerakan penumpang tahun ini meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2025," ujar Budi.

Dari data perbandingan operasional angkutan bus, aktivitas transportasi di Terminal Rajabasa didominasi oleh bus AKDP (antarkota dalam provinsi) yang mencatat volume kendaraan dan penumpang lebih besar dibandingkan bus AKAP (antarkota antarprovinsi).

Pada periode arus mudik 2025, total kendaraan AKAP yang tercatat datang mencapai 108 unit dengan 3.344 penumpang, sedangkan keberangkatan mencapai 176 unit dengan 5.265 penumpang.

Sementara itu, bus AKDP mencatat kedatangan sebanyak 2.313 kendaraan dengan 25.401 penumpang dan keberangkatan sebanyak 2.649 kendaraan dengan total 28.407 penumpang.

Memasuki periode mudik 2026, tren peningkatan mulai terlihat sejak awal Maret.

Pada 14 Maret 2026 misalnya, tercatat kedatangan 438 penumpang bus AKAP dan 853 penumpang bus AKDP dalam satu hari.

Pihak terminal juga memprediksi puncak arus mudik tahun ini akan terjadi pada pertengahan Maret.

"Kami memprediksi puncaknya terjadi pada tanggal 17 Maret, namun kemungkinan kepadatan masih berlanjut hingga 18 Maret," katanya.

Pihak Terminal Rajabasa juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan terminal serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik agar arus mudik berlangsung aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa transportasi.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved