Mudik Lebaran
Rest Area dan Tugu Gajah Pringsewu Jadi Tempat Singgah Pemudik pada H-5 Lebaran
Rest area Pringsewu dan kawasan Tugu Gajah menjadi lokasi yang cukup ramai bagi para pemudik singgah.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Sejumlah titik persinggahan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung mulai ramai pemudik pada H-5 Lebaran.
- Rest area Pringsewu dan kawasan Tugu Gajah menjadi lokasi yang cukup ramai bagi para pemudik singgah.
- Berdasarkan pantauan Tribun Lampung di lapangan, arus lalu lintas pada sore hari di Jalinbar Pringsewu terpantau sedikit lebih ramai.
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Sejumlah titik persinggahan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung mulai ramai pemudik pada H-5 Lebaran, Senin (16/3/2026) sore.
Rest area Pringsewu dan kawasan Tugu Gajah menjadi lokasi yang cukup ramai bagi para pemudik singgah.
Berdasarkan pantauan Tribun Lampung di lapangan, arus lalu lintas pada sore hari di Jalinbar Pringsewu terpantau sedikit lebih ramai dibandingkan siang hari.
Meski demikian, kendaraan masih dapat bergerak lancar tanpa kemacetan berarti.
Kepadatan kendaraan terlihat terutama di kawasan pusat perbelanjaan di Pekon Sidoharjo dan di depan Chandra Super Store. Serta di lampu merah Pringsewu, yang menjadi salah satu titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
Baca juga: Arus Lalu Lintas di Pringsewu Masih Lancar H-5 Menjelang Idul Fitri 2026
Sejumlah pemudik memanfaatkan rest area Pringsewu untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing.
Salah seorang pemudik, Paiman mengatakan dirinya sedang dalam perjalanan mudik dari Bengkulu menuju Rawajitu untuk menemui orang tuanya.
Ia berangkat bersama keluarga menggunakan travel dan singgah di Pringsewu untuk beristirahat.
“Saya dari Bengkulu, tepatnya dari Penarik, mau ke Rawajitu untuk nengok orang tua. Perjalanannya dari semalam, dan tadi berangkat sekitar setengah dua siang. Sejauh ini kondisi jalan bagus dan lancar, tidak ada kendala,” ujarnya kepada Tribun Lampung.
Ia mengatakan perjalanan mudik kali ini hanya berlangsung singkat karena hanya berencana menginap selama satu hari satu malam di kampung halaman.
“Ya mudik saja, nengok orang tua. Paling satu hari satu malam di sana,” tambahnya.
Sementara itu, Firly, seorang sopir travel yang melayani perjalanan antar daerah seperti Jakarta-Lampung Barat mengatakan, arus mudik tahun ini mulai menunjukkan peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir.
“Penumpang sudah mulai ramai. Biasanya memang meningkat saat arus mudik, sekitar beberapa hari ini sudah mulai terasa,” katanya.
Ia menjelaskan tarif perjalanan memang mengalami sedikit kenaikan dibandingkan hari biasa.
Namun kenaikan tersebut tidak terlalu besar dan dipengaruhi oleh kondisi perjalanan saat arus mudik.
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sejumlah-titik-menjadi-lokasi-singgah-pemudik-yang-lewat-Jalinbar-Pringsewu.jpg)