Mudik Lebaran

Pantau Arus Mudik di Bakauheni, Bupati Lampung Selatan Janji Perbaikan PJU Dikebut 3 Hari

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama turut melakukan peninjauan di lokasi bersama jajaran Polda Lampung. 

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
PARA PEMUDIK - Peningkatan jumlah penumpang kapal feri di Pelabuhan Bakauheni mulai terlihat sejak Selasa (17/3/2026) malam. (Fajar Ihwani Sidiq) 

Ringkasan Berita:
  • Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan mulai meningkat sejak 17/3/2026 malam
  • Bupati Radityo Egi Pratama meninjau dermaga bersama jajaran Polda Lampung
  • Sorotan utama: Jalan Lintas Sumatera gelap karena PJU minim

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Memasuki puncak arus mudik, jumlah pengguna jasa penyeberangan kapal feri di Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan peningkatan sejak Selasa (17/3/2026) malam.

Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id di Dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 23.00 WIB, satu unit kapal terlihat menurunkan ratusan pemudik sepeda motor yang tiba di Pulau Sumatera melalui Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama turut melakukan peninjauan di lokasi bersama jajaran Polda Lampung. 

Dalam pemantauan arus kendaraan roda dua tersebut, salah satu sorotan utama adalah kondisi Jalan Lintas Sumatera di wilayah Lampung Selatan yang gelap akibat minimnya penerangan jalan umum (PJU).

Menanggapi keluhan tersebut, Egi menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan perbaikan PJU secara masif, terutama menjelang puncak arus mudik. Ia mengakui, perbaikan dilakukan berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Lampung.

“Dinas Perhubungan sedang melakukan perbaikan penerangan jalan umum atas instruksi Bapak Gubernur. Hari ini dan kemungkinan tiga hari ke depan, perbaikan PJU akan terus kami kebut di sepanjang Jalan Lintas Sumatera,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung menerima banyak keluhan terkait padamnya lampu PJU di sepanjang Jalinsum menuju Pelabuhan Bakauheni. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas pemudik, terutama saat arus mudik Lebaran 2026.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan persoalan tersebut telah dibahas bersama jajaran Polda Lampung dan instansi terkait saat meninjau posko mudik di Pelabuhan Bakauheni.

Menurutnya, banyak laporan masyarakat terkait lampu jalan yang mati di sejumlah titik. Bahkan, beberapa fasilitas penerangan yang telah diperbaiki dilaporkan kembali hilang.

“Sudah beberapa kali diganti, tapi sering dilaporkan hilang,” ujar Mirza usai peninjauan, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, ruas jalan yang dikeluhkan merupakan jalan nasional, sehingga penanganannya belum sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah daerah. 

Saat ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) masih memprioritaskan perbaikan jalan berlubang menjelang arus mudik.

Meski demikian, pemerintah berupaya mempercepat perbaikan penerangan jalan agar pemudik dapat berkendara dengan lebih aman dan tidak hanya mengandalkan lampu kendaraan.

Selain itu, Pemprov Lampung juga telah menyiapkan 74 posko kesehatan yang tersebar di berbagai jalur mudik guna mendukung pelayanan bagi masyarakat.

“Berdasarkan konfirmasi dari instansi terkait, perbaikan PJU mulai dilakukan sejak Selasa, 17 Maret 2026,” pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved