Mudik Lebaran
Tol Bakter Siap Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Plt Operation Manager Tol Bakter, Andri Dewantoro, menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menjamin kelancaran.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pengelola Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Plt Operation Manager Tol Bakter, Andri Dewantoro, menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menjamin kelancaran serta keselamatan pengguna jalan tol selama periode tersebut.
Berdasarkan data nasional dari Polri, pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,9 juta orang.
Angka ini turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan diperkirakan turut memengaruhi volume lalu lintas di ruas Tol Bakter.
Untuk periode mudik, diprediksi berlangsung pada 14-Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Sebagai perbandingan, pada angkutan Lebaran 2025 tercatat sebanyak 1.005.654 kendaraan melintas di ruas tol ini, atau turun tipis sekitar 0,06 persen dibandingkan tahun 2024.
Andri mengungkapkan, hingga H-11 Lebaran, kesiapan operasional Tol Bakauheni–Terbanggi Besar telah mencapai 99,9 persen.
Seluruh pekerjaan perbaikan mayor pun telah diselesaikan.
"Selain itu, pengelola juga menyiagakan tim khusus untuk menangani jalan berlubang, menyiapkan material coldmix, serta membentuk taskforce penanganan genangan dan potensi aquaplaning di sejumlah titik rawan," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2026).
Dia melanjutkan, guna mengantisipasi antrean di Gerbang Tol Bakauheni, jumlah personel ditambah.
Pengelola juga menyiapkan mobile reader untuk mempercepat transaksi saat volume kendaraan meningkat.
Tak hanya itu, lanjutnya, lajur khusus disediakan bagi kendaraan dengan saldo uang elektronik tidak mencukupi agar tidak menghambat arus kendaraan lain.
Sementara, jika mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB), pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas diberlakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Kendaraan yang tidak mengangkut kebutuhan pokok, logistik, atau bantuan bencana akan diputarbalikkan.
"Sejak 7 Maret 2026, penertiban kendaraan sumbu tiga juga telah dilakukan di sejumlah rest area, yakni KM 49, KM 33, dan KM 20, bekerja sama dengan Polres Lampung Selatan," kata Andri.
Masih dikatakan Andri, untuk menunjang kenyamanan pemudik, layanan di rest area turut ditingkatkan.
Dia menuturkan, untuk menjaga kenyamanan para pemudik, pengelola menambah petugas kebersihan, menyediakan toilet semi permanen, serta menghadirkan posko keamanan, kesehatan, dan posko ASDP.
Lalu, bengkel resmi juga disiagakan di Rest Area KM 49 A. Selain itu, dua SPBU baru kini telah beroperasi di Rest Area KM 49 B dan KM 20 A guna memenuhi kebutuhan bahan bakar pengguna jalan.
"Jika berbicara upaya meningkatkan keselamatan, pengelola akan menggelar Operasi Simpatik Microsleep di sejumlah rest area. Pengguna jalan diimbau untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk," ujarnya.
Dia menyebut, informasi tersebut juga dipublikasikan dan disampaikan melalui banner, pengeras suara, serta media sosial.
Dari sisi layanan darurat, pengelola telah memasang rambu call center di sepanjang 140 kilometer ruas tol.
Pengguna dapat menghubungi layanan WhatsApp di 0811277000 atau telepon 150700.
Kondisi lalu lintas juga dapat dipantau secara real-time melalui CCTV yang terhubung dengan aplikasi ASTOLL.
"Selain itu, tersedia layanan derek gratis dengan dua unit towing dan sembilan kendaraan derek berkapasitas 5 hingga 25 ton untuk kondisi darurat," kata dia.
Andri menyampaikan kabar baik bagi pemudik, pengelola juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada periode tertentu.
Untuk arus mudik, kata dia, diskon berlaku pada 15–16 Maret 2026 untuk perjalanan dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan menuju Kayu Agung.
Sementara itu, diskon arus balik diberikan pada 26–27 Maret 2026 untuk rute sebaliknya.
Untuk mengantisipasi kepadatan menuju Pelabuhan Bakauheni, pengelola menyiapkan skema delay system di sejumlah rest area, seperti KM 87, KM 49, KM 33, dan KM 20.
"Dengan berbagai persiapan tersebut, pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar optimistis dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tol-BakauheniTerbanggi-Besar-88.jpg)