Mudik Lebaran
PT ASDP Indonesia Ferry Terapkan Single Ticketing di Pelabuhan Bakauheni Mulai Senin
Meski saat ini tarif eksekutif dan reguler masih berlaku, suasana di Pelabuhan Bakauheni pada H+1 Idul Fitri 1447, Minggu (22/3/2026)
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menginformasikan bahwa kebijakan single ticketing akan diberlakukan di Pelabuhan Bakauheni mulai Senin 23 Maret 2026.
Meski saat ini tarif eksekutif dan reguler masih berlaku, suasana di Pelabuhan Bakauheni pada H+1 Idul Fitri 1447, Minggu (22/3/2026), sudah mulai padat.
Penumpang yang datang baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan, seperti sepeda motor dan minibus (mobil pribadi), terlihat memadati area pelabuhan.
Beberapa pemudik memilih menyeberang hari ini dengan alasan silaturahmi lebaran, memulai arus balik karena bekerja pada Senin (23/3/2026), atau karena baru melaksanakan mudik.
Berdasarkan pantauan visual Tribunlampung.co.id di dermaga eksekutif 7 pada H+1 Lebaran, ratusan penumpang sepeda motor terus mengalir ke area kantong parkir.
Hal serupa juga terlihat di dermaga 1 dan 7 untuk minibus, di mana antrean mobil mencapai 30 menit hingga 1 jam sebelum dapat masuk ke kapal.
Meski demikian, setiap minibus yang masuk langsung menempati area kantong parkir menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.
Di sisi penumpang pejalan kaki, kursi tunggu mulai terisi ratusan penumpang yang siap berangkat dari Sumatera menuju Pulau Jawa. Kondisi ini berlangsung sejak pagi hingga sore di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
General Manager ASDP Bakauheni Partogi Tamba menyatakan bahwa kebijakan single ticketing diterapkan untuk menjamin kelancaran arus balik.
"Untuk arus balik, kami akan memberlakukan single ticketing dari Bakauheni menuju Merak pada Senin (23/3/2026)," ungkap Partogi, Minggu (22/3/2026).
Kebijakan tarif tunggal ini akan berlaku di Pelabuhan Bakauheni pada 23–29 Maret 2026.
Tujuannya sama seperti yang diterapkan di Merak, yakni menyamakan tarif layanan eksekutif dan reguler agar pengguna jasa tidak menumpuk di satu jenis layanan saja.
Dengan begitu, distribusi kendaraan lebih merata di seluruh dermaga dan antrean panjang dapat dikurangi.
"Dengan tarif yang disamakan, pengalaman perjalanan pemudik diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Kebijakan ini juga disinergikan dengan kewajiban pembelian tiket online (Ferizy) untuk mendisiplinkan jadwal check-in penumpang," jelas Partogi.
Selain sistem tiket, ASDP juga memanfaatkan strategi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk menangani lonjakan kendaraan.
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/MUDIK-LEBARAN-Suasana-angkutan-lebaran.jpg)