Mudik Lebaran
H+3 Lebaran, Arus Lalin di Jalur Lintas Tengah Lampung Tengah Ramai tapi Lancar
Memasuki hari ketiga Lebaran, arus lalu lintas di Jalur Lintas Tengah mengalami peningkatan, namun tetap lancar.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Arus balik Lebaran H+3 di Jalur Lintas Tengah Lampung Tengah meningkat tapi lancar.
- Pantauan di Simpang Wates & Bumiratu Nuban: kendaraan pemudik, minibus, motor warga lokal meningkat.
- Polres Lamteng tempatkan personel di titik rawan: Simpang Tugu Pepadun, Masjid Istiqlal, Terbanggi Besar.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Memasuki hari ketiga Lebaran, arus lalu lintas di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Lampung Tengah mengalami peningkatan, namun tetap lancar.
Kepadatan kendaraan mulai terasa sejak 23 Maret 2026, atau H+2 Idul Fitri 1447 Hijriah, seiring dengan arus balik para pelancong yang sebelumnya melakukan mudik.
Berdasarkan pantauan Tribun Lampung di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kecamatan Simpang Wates dan Kecamatan Bumiratu Nuban pada Selasa (24/3), terlihat arus kendaraan meningkat dibanding hari biasa.
Namun, kepadatan di jalur tersebut tidak seramai pada hari sebelumnya, Senin (23/3).
Kendaraan yang melintas di antaranya pemudik dengan barang bawaan, minibus, serta warga lokal yang menggunakan sepeda motor untuk bersilaturahmi.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Polres Lampung Tengah menempatkan personel di sejumlah titik rawan agar arus kendaraan tetap aman dan lancar. Beberapa lokasi pengamanan meliputi Simpang Tugu Pepadun, Masjid Istiqlal Bandar Jaya–Terbanggi Besar, Simpang Tiga Terbanggi Besar, dan titik-titik strategis lainnya di wilayah hukum Lampung Tengah.
Kasat Lantas Polres Lampung Tengah AKP Glend Felix, yang juga menjabat Kasatgas III Kamseltibcar Lantas dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan berbagai langkah strategis di lapangan.
“Kami terus berupaya maksimal melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional guna mengurai kepadatan,” ujarnya saat memantau arus balik di Gerbang Tol Terbanggi Besar, Selasa.
Upaya yang dilakukan antara lain penguraian arus kendaraan, pengalihan jalur di titik tertentu, serta pengaturan langsung di simpul-simpul kemacetan. Tim khusus pengurai kemacetan juga diterjunkan untuk menyisir lokasi rawan dan merespons cepat apabila terjadi penumpukan kendaraan.
Untuk memperkuat pengawasan, petugas memanfaatkan teknologi seperti CCTV dan drone guna memantau kondisi lalu lintas secara real-time.
“Di lapangan, petugas aktif dan siaga untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Anggota dituntut bisa membaca situasi kepadatan dan mampu menguraikannya,” lanjut Kasat.
Masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati, bersabar, dan mematuhi arahan petugas selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik prima serta tidak memaksakan diri saat lelah.
“Kepatuhan dan kerja sama dari seluruh pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran dan keselamatan bersama. Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ATUR-LALU-LINTAS-Personel-Polres-Lampung-Tengah.jpg)