Mudik Lebaran

Viral Video Sopir Truk Ricuh di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Diduga Ada yang Serobot Antrean

Video keributan antar sopir truk viral, diduga terjadi di area Pelabuhan milik PT SMA. Video diduga terjadi saat arus balik Lebaran

Tayang:
Dokumentasi/Dominius Desmantri Barus
SOPIR TRUK RIBUT - Viral video keributan antar sopir truk pecah yang diduga terjadi di area Pelabuhan milik PT Sumur Makmur Abadi (SMA). Keributan antar sopir truk diduga terjadi saat arus balik Lebaran 2026. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Video keributan antar sopir truk viral, diduga terjadi di area Pelabuhan milik PT Sumur Makmur Abadi (SMA)

Video viral tersebut diduga terjadi saat arus balik Lebaran 2026 ini.

Dalam  video yang diunggah salah satu akun TikTok bernama arimaulana, puluhan sopir dan kernet terlihat mengejar satu unit truk yang diduga menyerobot antrean.

Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi penyerangan terhadap kendaraan tersebut.

Salah satu sopir, Ujang, mengungkapkan keributan dipicu oleh rasa kesal para sopir yang telah mengantre berjam-jam untuk bisa masuk ke kapal penyeberangan.

"Karena kesal, kami sudah mengantri lama, ditambah ada yang main serobot saja," ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Ia juga menduga perlakuan tidak adil di lapangan, di mana truk tertentu bisa masuk lebih dulu meski berada di antrean belakang.

Menurutnya, truk yang menyerobot disebut membawa muatan ayam.

"Itu truk katanya bawa ayam, jadi mungkin minta didahulukan. Kami juga bawa komoditas lain, harusnya tetap sesuai antrean," tambahnya.

Meski sempat memanas, pihak kepolisian memastikan kondisi kini telah kondusif.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari menyatakan pengelola pelabuhan telah melakukan mediasi dengan para sopir.

"Memang benar tadi malam ada peristiwa tersebut, namun saat ini kondisi sudah kondusif. Pengelola sudah memediasi para sopir," jelasnya.

Hasil mediasi menghasilkan kesepakatan pengaturan antrean kendaraan berdasarkan jenis muatan, yakni 15 unit untuk kendaraan bermuatan buah dan sayur, serta 5 unit untuk truk pengangkut ayam dalam setiap giliran masuk.

Di sisi lain, polemik juga muncul terkait kelayakan dermaga di Pelabuhan PT SMA yang digunakan sebagai pelabuhan alternatif arus mudik dan balik Lebaran.

Ketua DPC Gapasdap Bakauheni, Warsa, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap standar kedalaman kolam pelabuhan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved