Berita Lampung

Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Ruas Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Diguyur Rp 130 Miliar 

Kepala Dinas BMBK Lampung M Taufiqullah menyebut, proyek jalan Gedong Aji–Umbul Mesir termasuk menyedot anggaran terbesar

|
Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
ANGGARAN RP 130 MILIAR - Pemprov Lampung resmi memulai pembangunan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Desa Sumber Agung, Kecamatan Rawapitu, Tulangbawang, Senin (6/4/2026). Proyek perbaikan itu tergolong besar karena menyedot anggaran Rp 130 miliar. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung M Taufiqullah menyebut, proyek jalan Gedong Aji–Umbul Mesir termasuk menyedot anggaran terbesar pada tahun ini.

“Ini salah satu pekerjaan dengan anggaran paling besar. Ada dua paket dengan total sekitar Rp 130 miliar. Sementara proyek lain rata-rata paling tinggi Rp 100 miliar,” ujar Taufiqullah saat diwawancarai di lokasi.

Ia menjelaskan, besarnya anggaran tersebut dipengaruhi kondisi jalan yang selama kurang lebih 30 tahun tidak pernah diperbaiki, serta posisi wilayah yang merupakan kawasan strategis penghasil pangan.

Pantauan di lokasi, proses awal pembangunan jalan mulai dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur di wilayah sentra produksi pangan tersebut.

Berdasarkan data teknis, panjang total ruas jalan mencapai 31,5 kilometer, dengan tingkat kemantapan sebelum pembangunan hanya sekitar 23 persen.

Pada tahap ini, pembangunan difokuskan sepanjang 13 kilometer.

“Setelah dilakukan penanganan, kondisi kemantapan jalan ditargetkan meningkat menjadi 55 persen,” jelasnya.

Untuk spesifikasi, jalan akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton.

Proyek ini terbagi dalam dua paket pekerjaan, masing-masing senilai sekitar Rp 65 miliar dan Rp 70 miliar.

Taufiqullah menargetkan pengerjaan selesai pada Desember 2026.

Namun, pihaknya optimistis proyek dapat rampung lebih cepat.

“Mudah-mudahan kalau material mendukung, InsyaAllah September bisa selesai,” ucapnya.

Ia menambahkan, masih terdapat sekitar 8,5 kilometer ruas jalan yang belum tertangani.

Pemprov Lampung berkomitmen melanjutkan pembangunan tersebut pada tahap berikutnya apabila tersedia anggaran.

Adapun sumber pembiayaan proyek ini berasal dari skema pinjaman.

Pemerintah berharap pembangunan jalan ini mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulangbawang.

( Tribunlampung.co.id / Riyo Pratama )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved