Berita Lampung

67 Persen Kebakaran Rumah di Bandar Lampung Disebabkan Korsleting Listrik

Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa pada tahun 2025 dan 2026 terungkap penyebab terbanyak kebakaran.

Tribunlampung.co.id/Damkarmat Bandar Lampung
KEBAKARAN - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan berdasarkan data sebanyak 52 kejadian kebakaran sejak 1 Januari hingga 15 April 2026. Mayoritas kebakaran disebabkan korsleting listrik. 
Ringkasan Berita:

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Korsleting listrik menjadi penyebab dominan kebakaran di Kota Bandar Lampung. Kondisi tersebut berdasar data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa pada tahun 2025 dan 2026 terungkap penyebab terbanyak kebakaran adalah korsleting listrik.

Menurut dia, pada tahun 2026 sebanyak 35 (67 persen) dari 52 kasus kebakaran disebabkan oleh masalah listrik.

Sama halnya dengan yang terjadi di sepanjang 2025, 113 kasus (57 persen) dari total 198 kejadian kebakaran di tahun itu karena korsleting listrik.

"Selain listrik, penyebab lain yang tercatat di 2026 antara lain puntung rokok dan kompor masing-masing tiga kasus," ujar Anthoni, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Kebakaran Pertamini di Bandar Lampung, Diduga Api Bersumber dari Tambal Ban

Sedangkan objek kebakaran pada 2026 masih didominasi bangunan penduduk. Sementara pada 2025, bangunan penduduk juga menjadi objek paling banyak alami kebakaran.

Total kerugian akibat kebakaran hingga pertengahan April 2026 mencapai Rp 960,5 juta, dengan nilai terbesar terjadi pada April sebesar Rp 811 juta.

Sebagai perbandingan, total kerugian sepanjang 2025 mencapai Rp 9,49 miliar, dengan kerugian tertinggi terjadi pada November 2025 sebesar Rp 5,09 miliar.

Untuk korban, pada awal 2026 tercatat 18 jiwa terdampak dengan 4 orang mengalami luka-luka dan tidak ada korban meninggal dunia.

Namun pada 2025, tercatat 154 jiwa terdampak, dengan 2 korban meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah yang menjadi penyebab utama kebakaran.

(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved