Berita Lampung
67 Persen Kebakaran Rumah di Bandar Lampung Disebabkan Korsleting Listrik
Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa pada tahun 2025 dan 2026 terungkap penyebab terbanyak kebakaran.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Korsleting listrik menjadi penyebab dominan kebakaran di Kota Bandar Lampung.
- Pada tahun 2026 sebanyak 35 (67 persen) dari 52 kasus kebakaran disebabkan oleh masalah listrik.
- Sepanjang 2025, 113 kasus (57 persen) dari total 198 kejadian kebakaran di tahun itu karena korsleting listrik.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Korsleting listrik menjadi penyebab dominan kebakaran di Kota Bandar Lampung. Kondisi tersebut berdasar data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).
Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa pada tahun 2025 dan 2026 terungkap penyebab terbanyak kebakaran adalah korsleting listrik.
Menurut dia, pada tahun 2026 sebanyak 35 (67 persen) dari 52 kasus kebakaran disebabkan oleh masalah listrik.
Sama halnya dengan yang terjadi di sepanjang 2025, 113 kasus (57 persen) dari total 198 kejadian kebakaran di tahun itu karena korsleting listrik.
"Selain listrik, penyebab lain yang tercatat di 2026 antara lain puntung rokok dan kompor masing-masing tiga kasus," ujar Anthoni, Kamis (16/4/2026).
Baca juga: Kebakaran Pertamini di Bandar Lampung, Diduga Api Bersumber dari Tambal Ban
Sedangkan objek kebakaran pada 2026 masih didominasi bangunan penduduk. Sementara pada 2025, bangunan penduduk juga menjadi objek paling banyak alami kebakaran.
Total kerugian akibat kebakaran hingga pertengahan April 2026 mencapai Rp 960,5 juta, dengan nilai terbesar terjadi pada April sebesar Rp 811 juta.
Sebagai perbandingan, total kerugian sepanjang 2025 mencapai Rp 9,49 miliar, dengan kerugian tertinggi terjadi pada November 2025 sebesar Rp 5,09 miliar.
Untuk korban, pada awal 2026 tercatat 18 jiwa terdampak dengan 4 orang mengalami luka-luka dan tidak ada korban meninggal dunia.
Namun pada 2025, tercatat 154 jiwa terdampak, dengan 2 korban meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah yang menjadi penyebab utama kebakaran.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| ACFFest Hakordia 2026 Hadir di Lampung, Gaungkan Antikorupsi Lewat Film |
|
|---|
| Kisah Pilu ABK Lampung, 3 Tahun Diperbudak di Kapal Ikan Tanpa Gaji hingga Stroke |
|
|---|
| Ekskul IPA SD Al Azhar 3 Melahirkan Siswa Berprestasi dengan Metode Belajar Anti Bosan |
|
|---|
| Eks Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Mangkir dari Panggilan Kejati |
|
|---|
| Eva Dwiana Dorong Kolaborasi Tangani Banjir, 'Kami Punya Alat dan Tenaga’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kebakaran-rumah-di-Bandar-Lampung-Mayoritas-Disebabkan-Korsleting-listrik.jpg)