Berita Lampung

Itera Sudah Berlakukan Pembelajaran Hibrida, Dosen WFH

Parkiran di gedung-gedung perkuliahan Itera masih dipenuhi kendaraan, terutama di gedung-gedung yang digunakan untuk sistem pembelajaran umum.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
PEMBELAJARAN HIBRIDA - Suasana salah satu gedung kuliah di kampus Itera, Jumat (17/4/2026). Itera sudah memberlakukan pembelajaran hibrida. 

"Kalau online, biasanya lewat meeting seperti Zoom. Kamera harus tetap menyala dan wajah harus terlihat," jelasnya.

Tidak hanya itu, penggunaan latar belakang virtual juga tidak diperkenankan, sehingga mahasiswa harus menampilkan kondisi asli lingkungan sekitar mereka saat mengikuti kelas.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyesuaian sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, namun tetap menjaga kedisiplinan dan kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa.

Hal senada disampaikan Rizki Aprilian Putra (19), mahasiswa Itera asal Pariaman, Sumatera Barat.

Mahasiswa semester dua Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan ini menyebutkan, penerapan sistem online dan offline sudah mulai berjalan, meski belum sepenuhnya merata di semua mata kuliah.

"Masih ada beberapa mata kuliah yang dilakukan secara daring, dan sebagian lainnya tetap tatap muka," ujarnya saat sedang kongko di pelataran gedung kuliah umum 2.

Ia menjelaskan, untuk mata kuliah berbasis program studi, sebagian besar masih dilaksanakan secara online.

Sementara itu, mata kuliah umum yang diselenggarakan oleh pihak kampus cenderung dilakukan secara offline di kelas.

"Contohnya hari ini saya ada mata kuliah bahasa Indonesia yang dilakukan secara langsung di kampus," katanya.

Adapun untuk sistem pembelajaran daring, Rizki mengungkapkan bahwa dosen biasanya menyediakan tautan khusus yang dapat diakses mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan.

"Biasanya dosen kasih link, nanti kita ikut melalui itu dan muncul di layar," jelasnya.

Terkait teknis pelaksanaan kelas online, Rizki mengatakan aturan penggunaan kamera bergantung pada kebijakan masing-masing dosen.

"Ada yang memperbolehkan video dimatikan, tapi ada juga yang mewajibkan mahasiswa tampil di layar dan mencantumkan identitas," ujarnya.

Dengan sistem hibrida ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan pola pembelajaran yang lebih fleksibel, sekaligus tetap menjaga efektivitas proses belajar baik secara daring maupun luring.

Humas Itera Rudi membenarkan pihak kampus sudah mulai menerapkan sistem WFH untuk dosen dan pejabat kampus, sedangkan mahasiswa menggunakan sistem pembelajaran hibrida.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved