Berita Lampung

Program Magang Jepang 2026 Dibuka di Pringsewu, Peluang Kerja dan Gaji Menjanjikan

Calon peserta program pemagangan ke Jepang tahun 2026 yang dibuka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pringsewu wajib

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
PENINJAUAN BUPATI - Dokumentasi Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat meninjau langsung proses pembuatan paspor bagi calon peserta program pemagangan ke Jepang di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pringsewu, Kamis (15/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Syarat: usia 18–26 tahun, minimal SMA, sehat, tinggi badan sesuai ketentuan, tanpa tato/tindik (laki-laki).
  • Program magang Jepang kerja sama pemerintah, tingkatkan SDM.
  • Seleksi: administrasi, tes fisik, matematika, wawancara, kesehatan.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Calon peserta program pemagangan ke Jepang tahun 2026 yang dibuka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pringsewu wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum sebelum mendaftar. 

Syarat tersebut meliputi laki-laki maupun perempuan berusia 18–26 tahun, berpendidikan minimal SMA/sederajat, serta memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 150 cm untuk perempuan. 

Selain itu, pelamar harus sehat jasmani dan rohani, tidak bertato maupun bertindik bagi laki-laki, serta tidak memiliki riwayat penyakit berat.

Kemampuan dasar juga menjadi penilaian penting karena akan diuji dalam proses seleksi.

Program ini kembali digulirkan sebagai upaya membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. 

Kepala Disnakertrans Kabupaten Pringsewu, Agus Wijanarko, menyebut program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan pemerintah Jepang melalui skema pemagangan industri. 

“Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Agus, Senin, 27 April 2026.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, peserta tidak langsung diberangkatkan, melainkan harus mengikuti serangkaian pelatihan intensif. 

Agus menjelaskan, pelatihan mencakup kemampuan bahasa Jepang, keterampilan teknis sesuai bidang kerja, hingga pembentukan mental dan kedisiplinan. 

“Selama pelatihan, peserta akan digembleng secara disiplin, termasuk dalam penguasaan bahasa Jepang dan kesiapan kerja,” jelasnya.

Tahapan seleksi sendiri dilakukan secara bertahap, dimulai dari seleksi administrasi, tes matematika dan ketahanan fisik, wawancara, hingga tes kesehatan. 

Peserta yang lolos di tingkat daerah akan menjalani pelatihan tahap pertama selama kurang lebih 70 hari di Kabupaten Pringsewu, sebelum melanjutkan ke tahap pelatihan berikutnya di pusat pelatihan nasional.

Dari sisi pembiayaan, Agus menyebut sebagian biaya program telah ditanggung oleh pemerintah dan perusahaan penerima di Jepang

Meski demikian, peserta tetap perlu menyiapkan biaya pribadi untuk kebutuhan tertentu selama proses pelatihan hingga keberangkatan.

Selain pengalaman kerja internasional, program ini juga menawarkan potensi penghasilan yang cukup besar bagi peserta. 

Agus mengungkapkan, peserta yang bekerja di Jepang berpeluang mendapatkan gaji hingga puluhan juta rupiah per bulan, tergantung sektor pekerjaan yang digeluti.

Lebih jauh, ia menilai manfaat program tidak berhenti saat masa kerja di luar negeri berakhir. 

Banyak alumni yang mampu memanfaatkan keterampilan dan pengalaman untuk membuka usaha atau bekerja di perusahaan setelah kembali ke Indonesia. 

“Banyak alumni yang setelah pulang mampu membuka usaha sendiri atau bekerja di perusahaan dengan bekal keterampilan yang diperoleh selama di Jepang,” katanya.

Ia pun berharap masyarakat Pringsewu dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal sebagai langkah meningkatkan kompetensi sekaligus kesejahteraan ekonomi di masa depan.

(Tribunlampung.co.id / Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved