Berita Lampung
Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Dipangkas
Zulhas menyebut, sebagai bukti adalah penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung telah mencapai 282.796 ton.
Hal itu disampaikan Mikdar terkait tingginya serapan pupuk secara nasional dari sebelumnya 6 juta ton menjadi 9,5 juta ton.
Menurut Mikdar, hal itu patut diapresiasi. "Tentu kita patut bergembira dan bersyukur. Dengan penggunaan pupuk yang maksimal oleh masyarakat, secara otomatis akan memengaruhi hasil produksi pertanian kita ke depan," ujar Mikdar Ilyas, Minggu (3/5/2026).
Mikdar menilai, lonjakan serapan ini tidak lepas dari keberhasilan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memberikan pemahaman kepada para petani mengenai pentingnya optimalisasi pupuk.
Ia menyoroti peran aktif Dinas Pertanian, penyuluh, hingga aparat di lapangan yang terus mendorong petani untuk mendaftarkan diri ke kelompok tani.
"Ini membuktikan pemerintah daerah berhasil merangkul petani yang selama ini mungkin belum maksimal mendapatkan akses pupuk subsidi," ujar politisi Gerindra ini.
"Sekarang pikiran masyarakat semakin terbuka. Mereka mendaftarkan diri ke kelompok tani sehingga yang tadinya tidak dapat pupuk, sekarang bisa dapat," jelasnya.
Dengan peningkatan penggunaan pupuk yang disebutnya mencapai angka rata-rata kenaikan di berbagai sektor, Mikdar meyakini Lampung akan kembali mencatatkan surplus besar pada berbagai komoditas unggulan.
"Kita yakin Lampung akan mencapai target maksimal, tidak hanya untuk padi atau beras, tapi juga jagung, singkong, dan komoditas lainnya. Lampung akan semakin surplus," ucap dia.
Lebih lanjut, Mikdar berharap peningkatan serapan pupuk ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung utama bagi sebagian besar masyarakat di Provinsi Lampung.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama/Hurri Agusto)
| PNS di Lampung Selatan Kehilangan Motor, Pencuri Masuk Rumah Rusak Jendela Samping |
|
|---|
| Mikdar Ilyas Sebut Tingginya Serapan Pupuk Jadi Sinyal Kuat bagi Produktivitas Petani |
|
|---|
| 1 Hektare Bisa Untung Rp 40 Juta, Ini Penyebab Petani Singkong Lampung Berpaling ke Jagung |
|
|---|
| Ternyata Ini Penyebab Harga Singkong di Lampung Tembus Rp 1.650 per Kg |
|
|---|
| Patroli Polres Pringsewu Lampung Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Menko-Pangan-Rembuk-Tani.jpg)