Berita Lampung

42 JCH Pesawaran Idap Hipertensi, Diskes Tingkatkan Pemantauan

42 jemaah calon haji asal Kabupaten Pesawaran tercatat memiliki riwayat hipertensi pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. 

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
JCH - Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pesawaran, Chris Manurung. Dia meminta jamaah haji asal Bumi Andan Jejama menjaga kesehatan dan berkoordinasi dengan pendamping di Tanah Suci. Oky. 
Ringkasan Berita:
  • 42 calon jemaah haji asal Pesawaran tercatat mengidap hipertensi pada musim haji 2026. 
  • Dinas Kesehatan Pesawaran meminta jemaah rutin mengonsumsi obat, menjaga kebugaran, dan menghindari aktivitas berlebihan selama di Tanah Suci. 
  • Mayoritas jemaah merupakan lansia sehingga pemantauan kesehatan terus dilakukan demi kelancaran ibadah haji.

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Sebanyak 42 jemaah calon haji asal Kabupaten Pesawaran tercatat memiliki riwayat hipertensi pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. 

Kondisi ini menjadi perhatian Dinas Kesehatan Pesawaran karena mayoritas jemaah yang berangkat tahun ini merupakan lanjut usia (lansia).

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pesawaran, Chris Manurung, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan edukasi kesehatan kepada jemaah haji agar tetap bugar selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Memang benar, tahun ini ada sekitar 42 jemaah haji yang menderita hipertensi. Kami mengimbau para jemaah agar menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji,” kata Chris mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Imelda Carolia, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, jemaah diminta rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter serta aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan maupun petugas pendamping haji selama berada di Arab Saudi.

Menurut Chris, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima karena rangkaian kegiatan yang padat dan berlangsung dalam waktu cukup panjang. 
Karena itu, jemaah diminta mengatur stamina agar tidak mengalami kelelahan hingga harus menjalani perawatan medis.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima mengingat banyaknya rangkaian ibadah yang harus dijalani,” ujarnya.

Selain pemantauan kesehatan, Dinas Kesehatan Pesawaran juga terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada seluruh jemaah agar pelaksanaan ibadah berjalan aman, sehat, dan lancar.

Chris turut mengingatkan jemaah haji untuk mewaspadai cuaca panas di Tanah Suci. 

Berdasarkan informasi yang diterima, suhu udara di Arab Saudi cukup tinggi sehingga jemaah diminta menjaga kebugaran dan tidak memaksakan diri.

“Kami mengimbau jemaah menggunakan masker untuk menghindari penyakit saluran pernapasan dan tidak melakukan aktivitas berlebihan. Pelaksanaan ibadah haji masih panjang, jadi jangan sampai kondisi tubuh menurun,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas pendamping haji akan terus memantau kesehatan jemaah selama proses ibadah berlangsung.

Dinas Kesehatan Pesawaran berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan sehat serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved