Berita Lampung

Wabup Pesawaran Dukung Program 3 Juta Rumah, Investasi Perumahan Dinilai Dongkrak PAD

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali saat menanggapi perkembangan investasi sektor perumahan.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya
PERUMAHAN - Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, menghadiri kegiatan kunjungan lapangan terkait pengembangan kawasan perumahan di Kabupaten Pesawaran. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pesawaran menegaskan dukungannya terhadap program pembangunan 3 juta rumah pemerintah pusat serta mendorong investasi sektor perumahan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan PAD. Oky. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Pesawaran mendukung program 3 juta rumah pemerintah pusat
  • Investasi perumahan dinilai terus meningkat di wilayah penyangga Bandar Lampung
  • Wabup sebut program jadi peluang, bukan beban infrastruktur

Tribunlampung.co.id, Pesawaran -  Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali saat menanggapi perkembangan investasi sektor perumahan di wilayahnya yang dinilai terus meningkat, khususnya di kawasan penyangga perkotaan.

Dalam kesempatan tersebut, Antonius juga menyampaikan permohonan maaf karena Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, belum dapat melakukan kunjungan ke Pesawaran akibat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.

“Pemerintah daerah tetap mendukung program pemerintah pusat,” ujar Antonius kepada Tribun Lampung, Kamis malam (7/5/2026).

Menurut dia, program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi fokus pemerintah pusat harus dipandang sebagai peluang bagi daerah, bukan sebagai beban pembangunan infrastruktur.

Ia menilai, pertumbuhan kawasan perumahan justru memberikan manfaat ekonomi bagi daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), termasuk dari sektor pajak.

“Ini merupakan peluang bagi daerah. Salah satunya melalui PAD dari pajak, yang nantinya kembali untuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Antonius menambahkan, Kabupaten Pesawaran memiliki potensi besar dalam pengembangan investasi perumahan, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung.

Ia menyebut kawasan Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa sebagai wilayah yang paling potensial berkembang sebagai kawasan hunian karena letaknya yang strategis dan dekat dengan pusat aktivitas perkotaan.

“Fokus pengembangan saat ini berada di Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa karena lokasinya yang sangat dekat dengan Kota Bandar Lampung,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penataan administrasi kependudukan seiring pertumbuhan kawasan hunian di wilayah perbatasan.

Pemerintah daerah akan melibatkan camat hingga perangkat desa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan mengingat masih terdapat warga yang berdomisili di Pesawaran namun tercatat sebagai penduduk Kota Bandar Lampung.

“Masih ada warga yang tinggal di Pesawaran tetapi ber-KTP Bandar Lampung. Ini yang akan kita benahi melalui sosialisasi bersama pemerintah kecamatan dan desa,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran memastikan akan terus membuka ruang bagi investasi sektor perumahan seiring meningkatnya kebutuhan hunian di kawasan penyangga perkotaan. 

Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesawaran.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved