Berita Lampung

Pemuda Tewas Bersimbah Darah Akibat Tawuran 2 Kelompok di Bandar Lampung

Pemuda tewas bersimbah darah akibat tawuran antara dua kelompok remaja di Kota Bandar Lampung.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
TEWAS BERSIMBAH DARAH - Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, saat menyampaikan konpers kasus tawuran di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (12/5/2026). Pemuda tewas bersimbah darah akibat tawuran 2 kelompok di Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar LampungPemuda tewas bersimbah darah akibat tawuran antara dua kelompok remaja di Bandar Lampung.

Korban yakni FS (22) meninggal akibat terkena sabetan senjata tajam di bagian kepala.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan korban meninggal dunia usai terlibat bentrokan dua kelompok remaja di kawasan Kecamatan Bumi Waras, Minggu (10/5/2026) malam.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada akibat luka robek serius di bagian kepala sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Sebelum meninggal dunia korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di sekitar daerah Sawah Brebes, kelompok tersebut dikenal dengan nama Tongkrongan Lai atau Tolai,” kata Alfret, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Kronologi Tawuran 2 Kelompok Remaja di Bandar Lampung, 1 Nyawa Melayang

Polisi mengungkap bentrokan itu bermula dari aksi saling tantang antara kelompok Tolai dengan kelompok Gerabak-gerubuk Lampung atau GG Lampung melalui DM Instagram.

Kedua kelompok kemudian sepakat melakukan tawuran dengan sistem COD di Jalan Yos Sudarso, Bumi Waras, tepatnya di sekitar kawasan samping Cafe Otelo atau seberang RS Budi Medika.

Sekitar 20 orang dari kelompok Tolai bergerak menuju lokasi menggunakan sepeda motor.

Korban FS diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam dengan posisi paling depan bersama tiga rekannya, yakni RD, DN, dan AL yang berboncengan empat orang.

Setibanya di lokasi, kelompok Tolai sempat mencoba menyerang kelompok GG Lampung.

Namun kelompok lawan melarikan diri masuk ke area permukiman warga sehingga rombongan Tolai sempat meninggalkan lokasi.

Tak lama kemudian, korban bersama tiga rekannya kembali lagi ke lokasi tawuran dengan maksud menyerang ulang kelompok lawan.

Di situlah insiden maut terjadi.

Saat melintas di lokasi, korban bertemu dengan pelaku berinisial JK (16), remaja asal Bumi Waras yang membawa senjata tajam jenis parang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved