Berita Lampung
Pemkab Pringsewu Targetkan 6.103 Titik Penerangan Jalan Lewat Skema KPBU
Pemkab Pringsewu mencatat hingga 2026 terdapat 2.305 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) yang tersebar di jalan nasional..
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu mencatat hingga 2026 terdapat 2.305 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) yang tersebar di jalan nasional, provinsi, kabupaten, jalan lingkungan, hingga jembatan di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, saat membuka konsultasi publik pembangunan APJ dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), model kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta untuk membiayai proyek infrastruktur, di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Umi Laila, Ketua DPRD Suherman, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, perwakilan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.
Menurut Bupati Riyanto, pelayanan penerangan jalan di Kabupaten Pringsewu ke depan diproyeksikan mencapai 6.103 titik agar lebih optimal dan merata.
Pemkab merencanakan strategi pembangunan sebagai berikut: menambah 1.310 titik APJ baru menggunakan lampu LED hemat energi, melakukan retrofit atau penggantian 1.548 lampu eksisting, serta memasang APJ pada 3.245 tiang eksisting milik PLN.
“Konsultasi publik ini menjadi forum penting untuk membangun partisipasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, memastikan proyek APJ melalui skema KPBU memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Riyanto.
Ia menekankan, penerangan jalan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penerangan, tetapi juga meningkatkan keselamatan lalu lintas, menciptakan rasa aman, menekan potensi kriminalitas, dan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui skema KPBU, Pemkab Pringsewu mampu mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah (APBD), sekaligus mendukung arah pembangunan nasional sesuai RPJMN 2025–2029 dan visi RPJMD Kabupaten Pringsewu 2025–2029: Pringsewu Makmur.
Lebih jauh, pengembangan APJ juga mendukung transformasi energi melalui penggunaan lampu LED dan teknologi smart lighting yang hemat energi dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari konsep smart city di masa depan.
Pemkab memastikan seluruh proses penyiapan proyek memperhatikan regulasi, keselamatan kerja, lingkungan hidup, tata ruang, penggunaan produk dalam negeri, serta kepastian investasi bagi badan usaha pelaksana.
“Diharapkan sinergi dan kolaborasi yang dibangun hari ini menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Kabupaten Pringsewu yang semakin terang, aman, maju, dan sejahtera,” pungkas Bupati Riyanto.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| 5 Jam Damkarmat Berjibaku Evakuasi Kerbau yang Terperosok Sumur Sedalam 8 Meter |
|
|---|
| Pria Ditangkap Polisi Seusai Bawa Kabur Motor Temannya di Lampung Tengah |
|
|---|
| Jembatan Garuda Jadi Jalur Vital Pendidikan dan Transportasi Warga Purwoadi |
|
|---|
| SPPG Wiyono Pesawaran Siap Evaluasi Program MBG Seusai Dikeluhkan Orangtua Balita |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung 14 Mei 2026, Siang-Sore Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KONSULTASI-Bupati-Pringsewu-Riyanto-Pamungkas.jpg)