Berita Lampung

Takut Didor, Residivis Curanmor Asal Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan residivis curanmor AG menyerahkan diri karena takut ditembak. 

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
EKPOSE - Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay menunjukkan pistol dan motor yang digunakan pelaku AG saat beraksi di depan Fantastic Tailor di Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (26/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Residivis curanmor asal Lampung Timur menyerahkan diri ke polisi karena takut didor.
  • Pelaku yang menyerahkan diri adalah AG, tersangka curanmor yang sempat buang tembakan saat temannya diamankan warga.
  • Aksi pelaku yang sempat viral itu terjadi di Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id, Bandar LampungResidivis curanmor warga Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) AG menyerahkan diri ke Mapolres Lamtim karena takut didor polisi. 

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan residivis curanmor AG menyerahkan diri karena takut dapat tindakan tegas dari aparat. 

"Tersangka AG merupakan residivis 2020 dan takut ditembak oleh polisi makanya dia menyerahkan diri," kata Alfret Jacob, Selasa (26/5/2026). 

Sementara rekannya AG, yakni tersangka Y lebih dahulu ditangkap. Y merupakan residivis curanmor 2024, satu kampung dengan tersangka AG.

Residivis komplotan curanmor tersebut seringkali menggunakan senpi dalam melancarkan aksinya. 

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Curanmor yang Buang Tembakan saat Beraksi di Bandar Lampung

Ia mengatakan, polisi mendapatkan informasi dari korban adanya curanmor dan berdasarkan laporan polisi 3 April 2026.

Korban kehilangan motornya di depan Fantastic Tailor di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat. 

Tersangka Y yang lebih dahulu dilakukan rilis dan satu pelaku AG ini yang menjadi DPO, lalu dicari hingga akhirnya pelaku AG menyerahkan diri.

Tekab 308 Polresta Bandar Lampung menjemput pelaku AG di Mapolres Lampung Timur

Polisi mendapatkan senpi rakitan dari tangan AG dan 2 butir peluru kaliber 9 mm. 

"Peristiwa curanmor di depan Fantastic Tailor itu sempat viral," kata Alfret. 

Diungkap Alfret, pelaku menggasak motor korban dengan merusak kunci motor. Sebelumnya pelaku berkeliling melihat motor yang diincar lalu diambil.

"Pada saat kejadian tersebut motor beat putih yang dihadirkan dalam konpers merupakan motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan," kata Alfret. 

Aksi para pelaku curanmor tersebut sebelumnya sempat tepergok sehingga ditabrak mobil yang melintas.

Satu orang ditangkap warga, kemudian temannya datang melepaskan tembakan hingga keduanya kabur. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved