Berita Lampung
Takut Didor, Residivis Curanmor Asal Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan residivis curanmor AG menyerahkan diri karena takut ditembak.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Residivis curanmor asal Lampung Timur menyerahkan diri ke polisi karena takut didor.
- Pelaku yang menyerahkan diri adalah AG, tersangka curanmor yang sempat buang tembakan saat temannya diamankan warga.
- Aksi pelaku yang sempat viral itu terjadi di Bandar Lampung.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Residivis curanmor warga Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) AG menyerahkan diri ke Mapolres Lamtim karena takut didor polisi.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay membenarkan residivis curanmor AG menyerahkan diri karena takut dapat tindakan tegas dari aparat.
"Tersangka AG merupakan residivis 2020 dan takut ditembak oleh polisi makanya dia menyerahkan diri," kata Alfret Jacob, Selasa (26/5/2026).
Sementara rekannya AG, yakni tersangka Y lebih dahulu ditangkap. Y merupakan residivis curanmor 2024, satu kampung dengan tersangka AG.
Residivis komplotan curanmor tersebut seringkali menggunakan senpi dalam melancarkan aksinya.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Curanmor yang Buang Tembakan saat Beraksi di Bandar Lampung
Ia mengatakan, polisi mendapatkan informasi dari korban adanya curanmor dan berdasarkan laporan polisi 3 April 2026.
Korban kehilangan motornya di depan Fantastic Tailor di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Palapa, Tanjungkarang Pusat.
Tersangka Y yang lebih dahulu dilakukan rilis dan satu pelaku AG ini yang menjadi DPO, lalu dicari hingga akhirnya pelaku AG menyerahkan diri.
Tekab 308 Polresta Bandar Lampung menjemput pelaku AG di Mapolres Lampung Timur.
Polisi mendapatkan senpi rakitan dari tangan AG dan 2 butir peluru kaliber 9 mm.
"Peristiwa curanmor di depan Fantastic Tailor itu sempat viral," kata Alfret.
Diungkap Alfret, pelaku menggasak motor korban dengan merusak kunci motor. Sebelumnya pelaku berkeliling melihat motor yang diincar lalu diambil.
"Pada saat kejadian tersebut motor beat putih yang dihadirkan dalam konpers merupakan motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan," kata Alfret.
Aksi para pelaku curanmor tersebut sebelumnya sempat tepergok sehingga ditabrak mobil yang melintas.
Satu orang ditangkap warga, kemudian temannya datang melepaskan tembakan hingga keduanya kabur.
| Sanggar Beach Ganti Mobil Pengunjung yang Hilang Dicuri, Manajemen Perketat Keamanan |
|
|---|
| Pintu Rumah Tak Dikunci, Pemuda di Lamteng Curi Motor dan Uang Tetangganya |
|
|---|
| Pemprov Lampung Bidik Kenaikan Produktivitas Pangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Pria di Lampung Tengah Ditangkap usai Curi 14 Tandan Sawit Milik PT GMP |
|
|---|
| Polisi Sebut Pemicu Penusukan Pelajar di Bandar Lampung Gara-gara Bullying |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Residivis-curanmor-asal-Lampung-Timur-menyerahkan-diri-ke-polisi-karena-takut-didor.jpg)