Idul Adha 2026
LDII Lampung Salurkan 1.734 Sapi dan 1.534 Kambing untuk Idul Adha 2026
LDII Lampung menyalurkan 1.734 ekor sapi dan 1.534 ekor kambing kepada masyarakat di Provinsi Lampung pada Hari Raya Idul Adha
Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Lampung menyalurkan 1.734 ekor sapi dan 1.534 ekor kambing kepada masyarakat di Provinsi Lampung pada Hari Raya Idul Adha 2026.
Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan 2025 yang mencatatkan 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing.
“Alhamdulillah, tahun ini ada kenaikan jumlah hewan kurban yang cukup menggembirakan,” kata Aditya, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, jumlah sapi meningkat sekitar 12 persen atau bertambah 183 ekor. Sementara itu, jumlah kambing naik hingga 29 persen atau bertambah 345 ekor.
Menurut Aditya, seluruh hewan kurban tersebut akan disembelih dan didistribusikan ke 415 titik di seluruh wilayah Lampung dengan target pembagian mencapai 101.634 paket daging kurban.
Ia menyebut, perputaran dana dari ibadah kurban warga LDII Lampung diperkirakan mencapai Rp38 miliar. Angka tersebut dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya sektor peternakan lokal.
“Kami mendorong warga LDII Lampung memiliki semangat berkurban bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bagian dari cara hidup,” ujarnya.
Aditya berharap momentum Idul Adha dapat memperkuat nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami memastikan penyaluran daging kurban menjangkau masyarakat luas, termasuk anak-anak yatim dan kaum difabel,” katanya.
Selain pelaksanaan kurban, LDII Lampung juga menggelar Silaturahim Zulhijah yang menjadi agenda rutin tahunan setiap momentum Idul Adha.
Menurut Aditya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah spiritual, tetapi juga sarana mempererat hubungan dengan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga majelis keagamaan.
Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahim Zulhijah, Heri Sensustadi, mengungkapkan tingginya partisipasi warga LDII dalam berkurban didukung budaya menabung dan memelihara ternak sejak dini.
“Kebiasaan ini sudah ditanamkan sejak anak-anak melalui pengajian tingkat PAUD. Mereka diajarkan menabung agar kelak terbiasa berkurban saat dewasa,” ujar Heri.
Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial.
Menurutnya, nilai kebersamaan dalam ibadah kurban dapat memperkuat ukhuwah basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/SALURKAN-KURBAN-Ketua-DPW-LDII-Lampung.jpg)