Berita Lampung

Pelarian Maling Motor Berakhir Tragis, Diringkus Polisi Usai Alami Kecelakaan

Seorang maling motor di Lampung Tengah bernasib apes setelah pelariannya berakhir tragis akibat kecelakaan hingga akhirnya diringkus polisi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Humas Polresta Bandar Lampung
PELARIAN BERAKHIR TRAGIS - Foto ilustrasi, pelaku kejahatan ditangkap polisi. Pelarian seorang maling motor asal Lampung Tengah berakhri secara tragis, setelah mengalami kecelakaan tunggal di tengah jalan. Alih-alih menikmati hasil kejahatannya, pelaku justru harus menahan sakit akibat luka parah usai terkapar di aspal. Nasib apes ini menimpa APG (28), pria asal Kampung Negeri Agung, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah. Niat hati ingin membawa kabur sepeda motor hasil curian, pelarian APG justru berakhir tragis. 

Ringkasan Berita:
  • Maling motor di Lampung Tengah gagal kabur usai kecelakaan tunggal.
  • Pelaku APG (28) jatuh dari motor curian saat dikejar polisi & warga.
  • Aksi curanmor dilakukan tiga orang dengan modus pura-pura jadi pembeli.
  • Pelaku terluka lalu diamankan polisi. Dua pelaku lainnya masih diburu petugas.

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Pelarian seorang maling motor asal Lampung Tengah berakhri secara tragis, setelah mengalami kecelakaan tunggal di tengah jalan.

Alih-alih menikmati hasil kejahatannya, pelaku justru harus menahan sakit akibat luka parah usai terkapar di aspal.

Nasib apes ini menimpa APG (28), pria asal Kampung Negeri Agung, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah.

Niat hati ingin membawa kabur sepeda motor hasil curian, pelarian APG justru berakhir tragis.

Ia mengalami kecelakaan saat melarikan diri, terjatuh dari motor curiannya, hingga akhirnya diringkus polisi bersama warga yang melakukan pengejaran.

Baca juga: Alami Kecelakaan, Pencuri Motor di Lampung Tengah Ditemukan di Semak-semak

Kapolsek Gunung Sugih Iptu Wahyu menjelaskan, peristiwa itu terjadi di kawasan Gunung Sugih Raya, Lampung Tengah, pada Minggu (24/5/2026) siang.

Bermula saat itu, kondisi di sekitar lokasi kejadian sedang ramai aktivitas warga. Korban seorang pemuda berinisial DA (27), tengah sibuk melayani pembeli di lapak es teh miliknya.

Seperti biasa, ia memarkirkan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam di depan tempat berjualan dalam kondisi setang terkunci.

Menurut Wahyu, aksi pencurian tersebut diduga dilakukan oleh tiga orang dengan pembagian peran yang cukup rapi. Dua pelaku berpura-pura menjadi pembeli untuk mengalihkan perhatian korban, sementara APG bertugas sebagai eksekutor.

“Saat korban lengah melayani pembeli, pelaku APG langsung membawa kabur sepeda motor tersebut ke arah Padang Ratu,” ujar Wahyu, Selasa (26/5/2026).

Menyadari motornya dicuri, korban segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Sugih. Mendapat laporan tersebut, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Sugih langsung bergerak melakukan pengejaran ke arah pelarian pelaku menuju Padang Ratu.

Dalam proses pengejaran, petugas menemukan sepeda motor milik korban sudah tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi rusak berat.

“Diduga pelaku yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh. Pelaku diduga panik saat melarikan diri,” kata Wahyu.

Melihat motor yang ditinggalkan, petugas bersama warga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi, termasuk area semak-semak di dekat tempat jatuhnya kendaraan.

Tak butuh waktu lama, APG ditemukan dalam kondisi terluka akibat kecelakaan tersebut. Ia pun langsung diamankan tanpa perlawanan. Karena mengalami luka-luka, polisi terlebih dahulu membawa APG ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved