Berita Lampung

Jalan Provinsi di Pringsewu Rampung Dikerjakan, Anggota DPRD: Sudah Bagus

Ia menyebut kondisi tersebut sudah sesuai harapan setelah proses perbaikan di sejumlah titik selesai dilaksanakan.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya
KONDISI JALAN - Debu tebal beterbangan saat kendaraan melintas di ruas jalan Ambarawa–Pardasuka, Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, yang tengah dalam perbaikan, Rabu (8/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dedi Sutarno (Komisi III DPRD Pringsewu) apresiasi pengerjaan jalan provinsi yang telah selesai di Pekon Ambarawa dan Kresnomulyo.
  • Total penanganan ruas Pringsewu–Pardasuka sekitar 600 meter.
  • Kondisi jalan dinilai lebih baik dan sudah halus, “Alhamdulillah sudah selesai dan bagus,” ujar Dedi.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Anggota Komisi III DPRD Pringsewu, Dedi Sutarno, menegaskan bahwa pengerjaan ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu telah rampung dan hasilnya dinilai baik. 

Ia menyebut kondisi tersebut sudah sesuai harapan setelah proses perbaikan di sejumlah titik selesai dilaksanakan.

 “Alhamdulillah sudah selesai dan bagus,” katanya kepada Tribun Lampung, Kamis (28/5/2026).

Dedi menjelaskan, terdapat dua ruas utama yang telah selesai ditangani, yakni di Pekon Ambarawa dan Pekon Kresnomulyo yang merupakan bagian dari jalan provinsi. 

Kedua titik tersebut menjadi bagian dari penanganan ruas Pringsewu–Pardasuka dengan total panjang mencapai sekitar 600 meter.

Rinciannya, 100 meter berada di Pekon Ambarawa dan 300 meter di Pekon Kresnomulyo, sementara 200 meter lainnya berada di kawasan tanjakan dekat rumah Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas. 

Menurutnya, perbaikan ini memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas warga di jalur tersebut.

Ia juga menyoroti respons masyarakat Pekon Ambarawa yang menyambut positif perbaikan jalan karena sebelumnya kondisi jalan kerap membahayakan pengguna. 

Jalan yang rusak bahkan disebut sering menyebabkan pengendara terjatuh, terutama saat hujan ketika air menggenang di badan jalan.

“Dulu sering masyarakat jatuh di situ. Kalau banjir juga menggenang. Sekarang sudah halus,” ujarnya.

Di sisi lain, proses pengerjaan yang sempat berjalan bertahap sebelumnya menimbulkan gangguan bagi warga sekitar akibat debu dari material jalan yang belum rampung. 

Warga yang tinggal dan berjualan di tepi jalan terpaksa melakukan pembersihan rutin agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela telah melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan reaksi cepat ruas jalan provinsi di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, pada 24 Februari 2026. 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi memastikan percepatan perbaikan infrastruktur di Pringsewu, dengan total penanganan mencapai 3,8 kilometer pada ruas Pringsewu–Pardasuka serta 600 meter pada ruas Pardasuka–Pringsewu.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved