"Mohon Maaf Kalau Ada Salahku" Chat Terakhir Abay Sebelum Tewas Dalam Gedung DPRD

Terungkap, pesan atau chat terakhir Muhammad Akbar Basri alias Abay, staf bidang humas DPRD Makassar, yang tewas dalam gedung DPRD yang terbakar.

Tribun Makassar/Instagram Abay
STAF HUMAS TEWAS - Tangkapan layar dari Instagram Abay. Abay merupakan fotografer DPRD Makassar yang menjadi korban tewas dalam insiden kebakaran gedung DPRD Makassar saat terjadi kerusuhan demo pada Jumat (29/8/2025). Sebelum ditemukan tewas, Abay sempat mengirimkan pesan permintaan maaf. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Makassar - Terungkap, pesan atau chat terakhir Muhammad Akbar Basri alias Abay, staf bidang humas DPRD Makassar, yang tewas dalam gedung DPRD yang terbakar.

Abay menjadi satu dari 3 korban tewas saat gedung DPRD Kota Makassar terbakar akibat aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025).

Sebelum ditemukan tewas, Abay ternyata sempat mengirimkan chat ke grup komunikasi bersama media DPRD.

Demonstrasi, atau sering disingkat demo, adalah aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok orang di tempat umum untuk menyatakan pendapat, menyampaikan aspirasi, atau menunjukkan ketidakpuasan terhadap suatu kebijakan, tindakan, atau isu tertentu.

Tujuan utama dari demonstrasi adalah untuk menarik perhatian publik, media, dan pihak berwenang terhadap suatu isu. Bentuk demonstrasi dapat bervariasi, antara lain, pawai atau long march, orasi, spanduk dan poster, serta aksi teatrikal.

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJateng.com, rumah duka Abay yang berada di Jalan Balang Baru II, Kelurahan Balang BAru, Kecamatan Tamalate terlihat dipenuhi pelayat. Abay merupakan fotografer bidang humas DPRD Makassar. Abay terjebak di dalam gedung DPRD Makassar yang terbakar pada Jumat (29/8/2025) malam.

Ia ditemukan tak bernyawa di lantai 3 Gedung DPRD Makassar.

Selama hidup, Abay dikenal sebagai sosok sederhana, murah senyum, rajin dan banyak disenangi.

Dilansir dari Tribun Makassar, Abar sempat membantu rekannya mengevakuasi diri.

Ia juga sempat mengirim video ke grup komunikasi bersama Media DPRD.

"Sesak nafas, ya Allah," ucap Abay dalam video dengan nafas terengah.

Video pertama dikirim pukul 21.47 WITA, video kedua pukul 21.55 Wita dan video ketiga dikirim pukul 22.03 WIB.

"Nda bisa kak (keluar), kalau keluar selesaika," tulis Abay menjawab pesan media pada pukul 22.05 wita. 

Lalu ia mengirim pesan terakhir permintaan maaf.

"Bismillah, Mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat sehatki nah Dikepung Nda bisa apa-apa Nda bisaa Mohon doata Kasihan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Tags
DPRD
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved