Tribun Lampung Utara

Diimingi Nilai Bagus, Oknum Guru Honorer Cabuli 2 Siswinya yang Berparas Cantik

Pelaku AI diduga kuat telah mencabuli dua siswi yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, secara berulang-ulang.‎

Diimingi Nilai Bagus, Oknum Guru Honorer Cabuli 2 Siswinya yang Berparas Cantik
Tribunlampung/Anung
AI pelaku pencabulan sedang menjalani pemeriksaan di Polres Lampung Utara, Selasa (9/10). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUNGKAI UTARA - Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini pelakunya seorang oknum guru honorer, AI (34), warga Desa Hanakau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Baca: Gadis SMA Ini Hamil & Trauma Setelah Dicabuli 8 Orang. 2 Pelakunya Ayah Kandung dan Pamannya Sendiri

Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana, diwakili Kapolsek Sungkai Utara, AKP Hadi Sutomo, menuturkan telah melakukan ungkap kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur.

“Berdasarkan laporan pengaduan dari kedua korban pencabulan, jajaran Polsek Sungkai Utara telah mengamankan pelaku di Bundaran Taman Tugu Payan Mas Kotabumi Kab. Lampung Utara saat hendak melarikan diri menuju Prov. Aceh,” ungkap AKP Hadi Sutomo, yang memimpin jajarannya melakukan penangkapan pelaku, Selasa ‎(9/10).

Baca: Pemkab Lampura Akan Tampilkan Konsep Milenial di Lampung Fair 2018, Seperti Apa?

Dikatakan Kapolsek Sungkai Utara, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku AI sedang berada di Kotabumi, Lampung Utara untuk melarikan diri ke Provinsi Aceh.

Mendapati informasi tersebut, dirinya beserta anggota Polsek Sungkai Utara langsung melakukan pengejaran dan mengamankan pelaku yang saat itu sedang berada di Taman Tugu Payan Mas Kotabumi.

‎Pihaknya mendapatkan laporan warga, pelaku akan pergi ke Aceh. Tidak ingin buruannya kabur, langsung dilakukan penangkapan di taman santap Kotabumi.‎ “Saat ini pelaku sudah dititip dan diamankan di Polres Lampung Utara guna proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Pelaku AI diduga kuat telah mencabuli dua siswi yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, secara berulang-ulang.‎

Perlakuan tidak senonoh korban, terungkap awalnya atas curhatan salah satu korbannya kepada guru ngajinya, menjadi korban pencabulan. Atas dasar pengakuan itu, langsung dilaporkan ke orangtua korban, yang selanjutnya melapor ke Polsek Sungkai Utara.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help