Warga Sukarela Serahkan 23 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Kapolres Tuba Beri Imbauan Ini

Warga Sukarela Serahkan 23 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Kapolres Tuba Beri Imbauan Ini

Warga Sukarela Serahkan 23 Senjata Api Rakitan ke Polisi, Kapolres Tuba Beri Imbauan Ini
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain
Kapolres Tuba AKBP Syaiful Wahyudi (tengah) menunjukan barang bukti senjata api 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Polres Tulangbawang mengamankan 24 pucuk senjata api (senpi) rakitan hasil 14 hari Operasi Waspada 2018.

Dari jumlah 24 senpi, satu diantaranya merupakan hasil tangkapan petugas terhadap satu orang pelaku kejahatan yang masuk target operasi (TO).

"Ada jumlah 23 senpi berikut 26 butir peluru hasil penyerahan sukarela dari masyarakat. Satu senpi kita sita dari pelaku kejahatan yang menjadi TO kita," kata Kapolres Tuba AKBP Syaiful Wahyudi pada konferensi pers hasil Ops Waspada di Mapolres, Kamis (29/11).

5 Pelaku Begal Potong Tangan Akhirnya Ditangkap, Polisi Ungkap Nama-namanya

Bupati Dendi Terima Penghargaan Desa Terbaik Tingkat Nasional

Dua Pejabat Pesawaran Kena OTT Polda Lampung Jalani Sidang Perdana

Kapolres mengatakan, Operasi Waspada Krakatau 2018 diselenggarakan oleh Polres dan Polsek jajaran selama 14 hari sejak tanggal 15 sampai 28 Nopember 2018.

"Berhasil menyita 24 pucuk senpi, terdiri dari 23 pucuk senpi laras pendek dan 1 pucuk senpi laras panjang serta 28 butir amunisi aktif,” papar Syaiful.

Adapun TO yang berhasil diungkap merupakan TO orang berinisial FA alias WA (17), warga Tiyuh Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat.

"Untuk yang senpi yang didapat dari TO perkaranya kita lanjutkan. Tapi kalau senpi hasil penyerahan warga tidak kita tindak," kata lulusan Akpol 99 ini.

Kapolres mengimbau, masyarakat yang ada di Kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat yang masih menyimpan atau memiliki senpi ataupun amunisi aktif, kiranya dapat segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

"Bisa langsung menyerahkan ke Polsek, melalui bhabinkamtibmas dan bisa juga melalui Kepala Kampung (Kakam) atau Kepalo Tiyuh.

Pengumuman Resmi Hasil Tes SKD CPNS 2018 dan Jadwal Tes SKB di Kemenkumham Cek di Sini

Lebih dekat dengan Tribunlampung, subscribe video YouTube kami: 

Untuk mereka yang menyerahkan senpi atau amunisi secara sukarela tidak akan dikenakan sanksi apapun," tegasnya.

Namun sebaliknya, jika ada masyarakat yang tertangkap tangan membawa atau memiliki senpi ilegal akan ditindak sesuai hukum berlaku.

"Jadi meskipun operasi waspada sudah berakhir, kita masih nerima kalau ada warga yang menyerahkan senpi ilegal. Tapi kalau kita tertangkap tangan, beda cerita," tandas mantan Kapolres Pesawaran ini. (end)

Pengacara Hotman Paris Ungkap Pengakuan Keluarga Korban Lion Air Dapat Ancaman dari Oknum

Tebing Setinggi 50 Meter Ambrol Timpa Warga, Batu-batu Runtuh Saat 8 Orang Sedang Melintas

Buni Yani Harus Keluar dari BPN Prabowo-Sandiaga setelah MA Tolak Kasasi Buni Yani

Dewan Pendidikan Lampung: Bentrok antar Mahasiswa UIN Mencoreng Institusi Pendidikan

 

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved