Berita Pringsewu

Bahaya Mengintai, Sekolah di Pringsewu Minim Zebra Cross

Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri mengatakan, siswa banyak menyebrangi jalan di depan sekolah setiap hari.

Bahaya Mengintai, Sekolah di Pringsewu Minim Zebra Cross
Tribunlampung/Anung
Ilustrasi - cat ulang zebra cross 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Jalan protokol di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) ruas Pringsewu minim tanda penyeberangan jalan (zebra cross). Di sepanjang jalan tersebut, banyak sekolah dari SD-SMA.

Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri mengatakan, siswa banyak menyebrangi jalan di depan sekolah setiap hari. Kondisi ruas jalan Jalibar ramai dilintasi kendaraan.

Baca: Dicuci Setiap Tahun, Keris Pusaka Kabul Pernah Ditawar Rp 200 Juta

Untuk itu, Dade berharap Unit Dikyasa Lalulintas bekerjasama dengan pemerintah daerah berinisiatif mengupayakan zebra cross.

Baca: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Lampung Rabu 12 September 2018 Cerah

Di SD Negeri 1 Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu misalnya, berdasarkan pantauan Tribun, awal pekan ini tidak ada zebra cross.

Lahan parkir di depan sekolah itu sangat sempit sehingga tidak memungkinkan para orangtua siswa parkir di lokasi itu.

Baca: VIDEO CONTENT – Pesbar Rekrut 250 Guru CPNS

Alhasil, banyak anak didik hanya diantar orangtua sampai sebrang jalan tiap masuk sekolah. Begitu juga saat pulang sekolah, siswa harus menyeberang menuju lokasi parkir kendaraan orangtua

Hal itu pun diakui Kepala SD Negeri 1 Kelurahan Pringsewu Selatan Sutarsih. "Petugas hanya satu sehingga kewalahan. Namanya pengendara lalu lintas, kadang semaunya," ungkapnya.

"Dulu ada zebra cross, tapi sekarang sudah pudar dan hilang. Tidak ada zebra cross, pelajar menyeberang di jalur manapun untuk tiba di depan gerbang sekolah. Ini risiko harus dilalui mereka tiap masuk dan pulang sekolah," ujarnya, Selasa (11/9).

Merujuk kondisi tersebut, Sutarsih dan Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri menandatangani kerjasama tentang Program Polisi Sahabat Anak. Program tersebut memberikan edukasi tertib berlalu lintas sejak usia dini demi mencegah pelanggaran dan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

Dade menambahkan, sekolah berada di pinggir jalan ruas Jalinbar harus mendapat perhatian khusus keselamatan berkendara. Siswa diminta menyeberang jalan bersama-sama rekannya.

Halaman
12
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved