2 Pemuda Pengendara Honda Beat Tewas Usai Menabrak Suzuki Ertiga di Ruas Jalinbar Gadingrejo

Sebuah kecelakaan maut terjadi di ruas Jalinbar KM 29-30 Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (16/12/2018) dini hari.

2 Pemuda Pengendara Honda Beat Tewas Usai Menabrak Suzuki Ertiga di Ruas Jalinbar Gadingrejo
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Motor Honda Beat B 4121 MBI mengalami kerusakan usai terlibat kecelakaan maut di Jalinbar Pringsewu, Minggu, 16 Desember 2018. 

Korban Sulton mengalami luka robek kepala kiri, robek telinga kiri, luka robek dagu, dan luka dalam dada. Sedangkan Reza mengalami luka memar di bagian kepala.

Mereka sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu, tapi nyawa mereka tidak tertolong.

Merujuk informasi yang dihimpun di TKP, sepeda motor BE 8102 RB yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi.

Sepeda motor menabrak bagian pintu sebelah kanan pikap, kemudian terpental dan masuk ke dalam kolong truk Fuso.

Saksi Mata Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes: Mobil dan Motor Tersapu Kencang Sekali

Kedua pelajar itu berboncengan sepeda motor dari arah Pringsewu menuju Pesawaran. Setibanya di perempatan Pekon Tambahrejo, sepeda motor mereka terjatuh.

"Keduanya terjatuh dan terpental ke sini (halaman minimarket) dan ada yang masuk ke kolong Fuso," jelasnya.

Tak pelak, kejadian itu membuat gempar. Warga sekitar berbondong-bondong datang ke TKP.

Akibatnya, arus kendaraan di ruas Jalinbar sempat merayap dan macet sepanjang 1 kilometer.

Kecelakaan beruntun juga pernah terjadi di Jalinbar Pesawaran, tepatnya di Simpang Kogop, Desa Negri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Senin (12/11/2018) pukul 16.00 WIB.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat itu mengungkapkan, kecelakaan melibatkan lima kendaraan.

Rinciarnnya, dump truck Fuso BE 9601 BR, angkot BE 1862 RU, Toyota Avanza BE 174 AL, sepeda motor Honda Revo BE 3568 BL dan Honda Beat BE 3799 OY.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, mengakibatkan sejumlah korban luka-luka," ujar Popon.

Kronologi Meninggalnya Sastrawan NH Dini karena Kecelakaan, Alami Luka di Kepala dan Kaki Kanan

Banyak Korban Pelajar

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri menjelaskan, hampir 70 persen yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas adalah pelajar.

Dade membeberkan, sebanyak 23 dari 205 kasus kecelakaan lalu lintas itu melibatkan pelajar usia berkisar 10 sampai dengan 15 tahun.

Jumlah tersebut, menurut dia, sesuai data laka lantas hingga November 2018.

Luka berat sejumlah 215 orang, 31 orang diantaranya pelajar, dan luka ringan sebanyak 79 orang, 17 orang diantaranya pelajar.

"Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini mengakibatkan kerugian marerial hingga Rp 349,7 juta," ujar dia.

Karena itu, pihaknya belum lama ini menjalin kerjasama dengan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pringsewu.

Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar. Kerjasama terkait polisi masuk sekolah atau lebih sering disebut Police Go To Shool.

Ditambahkan Kanit Dikyasa Lalu Lintas Sat Lantas Polres Tanggamus Bripka Yuliansyah Idrus, program Go To School untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran berkendara atau berlalu lintas yang benar pada generasi muda, khususnya kalangan pelajar.

(dik)

Penulis: teguh_prasetyo
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved