Mustafa dan Ketua DPRD Lamteng Tersangka

BREAKING NEWS - Ini Rincian Sumber Dana Suap Mustafa Rp 95 Miliar yang Diraup Hanya dalam 10 Bulan

Kata KPK, uang suap sebesar Rp 95 miliar diduga diterima Mustafa hanya dalam rentang waktu 10 bulan, yakni dari Mei 2017 hingga Februari 2018.

BREAKING NEWS - Ini Rincian Sumber Dana Suap Mustafa Rp 95 Miliar yang Diraup Hanya dalam 10 Bulan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka Bupati Lampung Tengah Mustafa bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat (23/2/2018). Mustafa diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga terkait kasus suap persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah TA 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka dalam kasus menerima suap sebesar Rp 95 miliar.

Bersama Mustafa, juga ditetapkan dua pengusaha sebagai tersangka yakni Budi Winarto (PT Sorento Nusantara) dan Simon Susilo (PT Purna Arena Yudha).

Termasuk Mustafa dan Zainudin Hasan, KPK Sebut 36 Kepala Daerah di Sumatera Terjerat Korupsi

Anggota DPRD Lampung Tengah Natalis Sinaga Divonis Lebih Tinggi dari Bupati Mustafa

Bupati Lampung Tengah Mustafa Ternyata Juga Beri Suap Pegawai Kementerian Keuangan

Divonis Penjara 3 Tahun, Bupati Lamteng Mustafa Cium Istri

Ini Hal Yang Memberatkan dan Meringankan Hingga Bupati Nonaktif Mustafa Divonis 3 Tahun Penjara

Kemudian, empat tersangka lainnya dari DPRD Lamteng, yakni Ketua DPRD Achmad Junaidi (Golkar), dan tiga anggotanya, Bunyana (Golkar), Zainuddin (Gerindra), dan Raden Zugiri (PDIP).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam keterangannya di KPK, Rabu (30/1/2019) malam, mengungkapkan, uang suap sebesar Rp 95 miliar itu diduga diterima Mustafa hanya dalam rentang waktu 10 bulan, yakni dari Mei 2017 hingga Februari 2018.

Dari mana saja uang suap Rp 95 miliar itu berasal? Berdasarkan keterangan dari Alexander Marwata, uang itu berasal dari hadiah terkait pengadaan barang dan jasa serta tender proyek.

Rinciannya, menurut Alexander, sebanyak Rp 58,6 miliar dari 179 calon rekanan.

Kemudian, sebanyak Rp 36,4 miliar dari 56 calon rekanan.

Sebagian dari duit Rp 95 miliar yang diterima Mustafa, menurut KPK, berasal dari dua pengusaha yang jadi tersangka, Budi Winarto dan Simon Susilo, yakni sebesar Rp 12,5 miliar.

Rinciannya, Rp 5 miliar dari Budi Winarto sebagai fee atas ijon proyek senilai Rp 40 miliar.

Lalu, Rp 7,5 miliar dari Simon Susilo sebagai fee ijon proyek senilai Rp 76 miliar.

Halaman
12
Penulis: Andi Asmadi
Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved