Komisi Yudisial Sudah Periksa Hakim yang Digerebek Bersama 2 Wanita di Rumah Dinas, Apa Hasilnya?

Komisi Yudisial Sudah Periksa Hakim yang Digerebek Bersama 2 Wanita di Rumah Dinas, Apa Hasilnya?

Komisi Yudisial Sudah Periksa Hakim yang Digerebek Bersama 2 Wanita di Rumah Dinas, Apa Hasilnya?
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Komisi Yudisial Sudah Periksa Hakim yang Digerebek Bersama 2 Wanita di Rumah Dinas, Apa Hasilnya? 

Komisi Yudisial Sudah Periksa Hakim yang Digerebek Bersama 2 Wanita di Rumah Dinas, Apa Hasilnya?

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ketua Komisi Yudisial RI Jaja Ahmad Jayus, mengungkapkan pihaknya sudah merampungkan hasil penyelidikan kasus yang menimpa oknum Hakim PN Menggala berinisial Y.

Namun hasil pemeriksaan sudah disampaikan ke Mahkamah Agung (MA).

"Sudah rampung hasil pemeriksaan kita, dan sudah kita sampaikan ke MA. MA punya waktu 60 hari menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan," kata Jaja Ahmad Jayus, saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Senin 4 Februari 2019.

BREAKING NEWS- Zainudin Beli Tanah dan Vila di Pulau Tegal Mas, Hakim: Harganya Kok Kayak Jual Baju

Saat ditanya hasil pemeriksaan, Jaja mengaku pihaknya tidak bisa mengungkapkannya karena MA belum mempublish-nya.

"Intinya kita sudah pleno, sanksinya sudah kami sampaikan ke MA. Kalau KY sudah berikan sanksi artinya KY berkeyakinan yang bersangkutan telah terbukti melakukan pelanggaran yang dituduhkan kepadanya, termasuk hasil tes urinenya," tambah Jaja.

Menurut Jaja, rekomendasi dari KY sudah disampiakan ke MA sejak satu pekan lalu, dan MA punya waktu 60 hari menindaklanjutinya.

"Sanksinya itu tergantung dari MA, dan waktunya 60 hari dari hasil rekomendasi kita, itu sudah satu minggu lalu kami sampaikan ke MA," pungkasnya.

Humas Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Lampung, Jessaya Tarigan mengaku belum mengetahui hasil putusan rekomendasi KY, dan Bawas terkait kasus oknum hakim Y.

"Kita sampai saat ini belum tahu apa hasilnya, karena itu wewenang MA. Prosesnya itu setelah diperiksa BNN hasilnya dikirim ke Bawas dan KY, jadi PT tidak tahu isi dari pada hasil tes urine dan sanksinya," ungkap Tarigan

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved