Sudah Tembus Lebih 1 Juta Penonton, Ini Sinopsis Film 'Preman Pensiun' yang Masih Tayang di Bioskop

Bagi penggemar sinetron Preman Pensiun yang beberapa waktu lalu sempat tayang di salah satu televisi nasional, pasti sudah menonton versi layar lebar.

Sudah Tembus Lebih 1 Juta Penonton, Ini Sinopsis Film 'Preman Pensiun' yang Masih Tayang di Bioskop
Instagram/film_premanpensiun
Sinopsis 'Preman Pensiun', tayang di bioskop 17 Januari 2019. 

Namun setelah berdiskusi, sang sutradara sepakat untuk mengangkat Preman Pensiun ke layar lebar.

Bukan reborn, melainkan lanjutan cerita.

"Di film, mereka benar-benar pensiun (jadi preman). Sesuai dengan arti harfiahnya Preman Pensiun. Ketika pensiun mereka seperti apa. Selanjutnya, silahkan menontonnya," ungkapnya.

Proses syuting film ini, sambung Miftah, berlangsung April-Mei 2018, selama 21 hari.

Sebelumnya para aktor mengikuti proses pra produksi dengan ikut karantina.

"Sinetronnya sudah vakum 3 tahun, jadi harus membalikkan karakter lagi. Apalagi ini film, prosesnya ga instan, ada detail-detailnya," tuturnya dikutip dari Kompas.com.

Itulah mengapa film ini cocok untuk ditonton masyarakat Indonesia.

"Ceritanya dijamin menarik. Film ini bukan yang keras banget. Film ini lucu, banyak pesan positif, cocok ditonton keluarga," ucapnya.

15 Daftar Film Hollywood dan Indonesia Tayang Bulan Februari 2019, Allika: Battle Angel Sudah Tayang

Dan usai menonton film Preman Pensiun ini, maka akan ada lima nilai serta hal unik yang bisa kami pelajari dan sangat membekas dari film tersebut.  

Adapun kelima hal itu adalah :

1. Nilai Keluarga

Setelah Kang Bahar meninggal, Muslihat diberi amanat untuk menjaga anak buahnya. Muslihat dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan ditakuti oleh anak buahnya. Namun ada hal menarik yang ditunjukkan di film ini, anak Muslihat mulai tumbuh dewasa dan dekat dengan seorang pria.

Sebagai seorang ayah, Muslihat merasa khawatir akan putrinya. Secara sederhana namun memberikan pesan yang dalam, Muslihat menantikan anaknya yang pulang di teras rumah hingga malam.

2. Pentingnya Komunikasi

Hubungan rumah tangga antara Dikdik dan Imas (Soraya Rasyid) merenggang karena kurangnya komunikasi diantara keduanya.

Dikdik yang enggan menceritakan permasalahan yang sedang dihadapi membuat Imas curiga dan berpikiran negatif.

Dikdik yang sering mengangkat telepon di luar rumah dan sering melamun membuat Imas berpikir Dikdik memiliki wanita lain.

Daftar 9 Film Indonesia Tayang Bulan Februari 2019, Ada yang Paling Ditunggu Lho. Lihat Trailernya!

3. Kekompakan Pipit dan Murad

Pipit dan Murad selalu kompak siap ketika mendapat tugas dari Muslihat.

Walaupun memiliki perawakan yang tinggi besar dan terlihat garang, namun tingkah keduanya justru begitu konyol.

Misalnya saja adegan Murad yang selalu membukakan helm yang digunakan oleh Pipit.

4. Mengenal Kota Bandung

Mengambil lokasi syuting di Bandung, penonton bisa mengenal lebih jauh tentang lokasi yang menjadi incaran wisatawan ketika berkunjung ke Bandung.

Salah satu lokasi yang eksis adalah Asia Afrika, ketika Mas Jon datang ke lokasi tersebut dan terkejut dengan banyaknya hantu yang muncul.

5. Beratnya Menjaga Amanat

Kang Bahar memberikan pesan kepada Muslihat " Setiap pertanyaan harus terjawab di kamu, setiap persoalan harus selesai di kamu".

(*)

Penulis: Teguh Prasetyo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved