Tribun Pesawaran

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang Rp 18 Juta, Pelaku Habisi Bapak dan Anak Tetangganya Pakai Linggis

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang Rp 18 Juta, Pelaku Habisi Bapak dan Anak Tetangganya Pakai Linggis

Sakit Hati Tak Dipinjami Uang Rp 18 Juta, Pelaku Habisi Bapak dan Anak Tetangganya Pakai Linggis
Tribunlampung.co.id/Didik
Kepala Polres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro yang didampingi jajarannya menunjukkan linggis yang dipakai pelaku membunuh Bapak dan Anak di Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, Sabtu (1/6/2019) dalam ungkap kasus di hadapan wartawan. 

Setiap kali perjumpaan, Andi selalu meminjam uang kepada Bustori. Menurut Popon, yang pertama kali Andi meminjam Rp 4 juta, kemudian yang kedua kalinya Rp 5 juta.

Tapi, tambahnya, tidak juga dikembalikan uang yang dipinjam tersebut. Justru hendak meminjam lagi dengan nilai Rp 18 juta.

Turut Berbela Sungkawa, Srikandi Demokrat Lampung: Ibu Ani Yudhoyono Aslinya Baik Banget

Popon mengungkapkan, Rabu (29/5/2019) sekira pukul 23.30 WIB, pelaku Andi mendatangi korban. Karena sering datang ke rumah tersebut, kehadiran Andi berjalan lancar tanpa merusak pintu.

Selanjutnya, Andi mengeksekusi korban dengan linggis yang dipinjam dari tetangganya. Andi memukul linggis dari belakan sehingga korban langsung terjatuh.

Jenazah Ani Yudhoyono Istri SBY Akan Dibawa Pakai Pesawat Hercules

Pemukulan itu diperkirakan berulang-ulang sehingga juga mengakibatkan memar di pelipis kiri korban. Usai melakukan pembunuhan, Andi keluar rumah dengan mengunci terlebih dahulu pintu dan membuang kunci tersebut.

Jasad Bustori dan anaknya baru diketahui Kamis (30/5/2019) siang sekira pukul 13.00 WIB. Polisi yang mendapat informasi, langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi.

Tim Polres Pesawaran yang dibantu Polsek Kedondong mendapati dompet korban yang sudah tidak ada isinya dan sejumlah uang korban yang hilang.

Jasad kedua korban sempat dibawa ke RS Bayangkara untuk mendapat Visum Et Repertum.Kapolres Popon juga menghubungi Direktur Kriminal Umum Polda Lampung untuk membantu penyelidikkan.

Sebab, saat itu tim Polrs Pesawaran masih terkendala alat untuk pengungkapan kasus. Kamis pukul 21.00 WIB, tambah dia, tim sudah mengumpulkan barang bukti dan informasi yang mengarah kepada satu pelaku.

Yakni Andi Nofiandi, merupakan tetangga korban yang kesehariannya berusaha konter. Popon mengungkapkan, berdasar informasi dari sejumlah orang yang nongkrong di konter, pada Rabu malam, tdak biasanya Andi menitipkan konter kepada orang lain.

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved