Tribun Bandar Lampung

Tersangka Bajing Loncat Pakai Uang Hasil Jual Gula untuk Main Game Online

Tersangka anggota komplotan bajing loncat, R (16), mengaku baru pertama kali melakuan pencurian modus bajing loncat.

Tersangka Bajing Loncat Pakai Uang Hasil Jual Gula untuk Main Game Online
Tribunlampung.co.id/Hanif Risa Mustafa
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Wirdo Nefisco memimpin ekspose penangkapan komplotan bajing loncat, Rabu, 26 Juni 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tersangka anggota komplotan bajing loncat, R (16), mengaku baru pertama kali melakuan pencurian modus bajing loncat.

Awalnya, remaja yang masih sekolah ini mengungkapkan rekannya berinisial P mengajaknya mencari uang.

"Katanya (P), cari duit di jalan. Terus ketemu kawan lagi (D), sekalian naik motor ngebajing (menjadi bajing loncat), " tuturnya saat Polresta Bandar Lampung menggelar ekspose kasus, Rabu (26/6/2019).

R mengaku bertugas sebagai eksekutor yang naik ke atas truk bersama D. Ia mengakui membuka terpal menggunakan cutter. 

Setelah terpal sobek dan terbuka, R bersama D mengambil gula, kemudian melemparnya ke pinggir jalan.

"Turunnya (dari truk) pas truk jalan pelan di tanjakan," ujarnya.

Dari aksi tersebut, R mengaku mendapat uang Rp 125 ribu.

"Uangnya saya pakai buat main game online," katanya.

Tim Satuan Reserse Kriminal Polsek Panjang dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung membekuk seorang anggota komplotan pencuri modus bajing loncat, Senin (24/6/2019). Komplotan ini beraksi di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) ruas Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Minggu (23/6/2019).

Anggota komplotan bajing loncat yang tertangkap itu berinisial R (16). Dari pengembangan terhadap tersangka R lah, polisi berhasil menciduk Baituloh, tersangka penadah barang curian R dkk.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved