Tribun Bandar Lampung

Calhaj Balam Ada Tambahan dan Berangkat Perdana 12 Juli 2019, Ada Limpahan Kursi Kosong dari Jakarta

Keberangkatan perdana calon jemaah haji Bandar Lampung 2019/1440 Hijriah dijadwalkan pada 12 Juli 2019.

Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id/Eka
Calhaj Bandar Lampung 

"Pada 5 Juli 2019 ada pelepasan seluruh calhaj oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN di Masjid Al-Furqon (Telukbetung Utara). Ketika pemberangkatan nanti tentunya tidak ada kegiatan seremoni lagi. Dan saat pelepasan oleh walikota, dimohon seluruh calhaj hadir sebagai rasa terima kasih. Sebab, OTD (ongkos transit daerah) kan disubsidi Pak Wali sebesar Rp 2.440.000," paparnya.

Untuk cek kesehatan sudah selesai. Sebab, calhaj yang sudah memiliki visa sudah istitaah (mampu) dan sudah divaksin.

Ketika pemberangkatan juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan terakhir yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang di Asrama Haji.

"Makanya kami imbau kepada seluruh calhaj jaga kesehatan sejak sekarang ini. Jangan terlalu lelah dan capek supaya menjelang keberangkatan semua berjalan dengan lancar," jelasnya. 

Calhaj Diimbau Tak Berlebihan Konsumsi Suplemen, Ini Dampak Negatifnya

Persiapan Barang Bawaan dan Fisik

Beragam persiapan sudah dilakukan oleh para calon jemaah haji Bandar Lampung menjelang pemberangkatan ibadah haji dalam waktu dekat.

"Ya untuk kesiapan sudah dilakukan mulai dari kegiatan manasik masal hingga manasik per kecamatan yang dilaksanakan Kemenag Kota Bandar Lampung," jelas Edi, seorang calhaj, Minggu (30/6/2019).

Bahkan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji sendiri sudah diberikan materi setiap bulannya.

Bahkan sudah dilaksanakan sejak Februari atau Maret lalu.

"Ada yang setiap minggu atau dua minggu sekali dari teori dan praktiknya. Seperti tawah, sa'i, cara menggunakan ihram yang benar, ditambah dari pemerintah di bawah kemenag terkait kegiatan manasik haji kemarin," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan manasik untuk yang di kecamatan lebih efektif. Sebab, pesertanya tidak terlalu banyak dengan durasi waktu selama empat jam setiap pertemuan.

Kesiapan dari beberapa bulan lalu juga sudah cek kesehatan, suntik meningitis, geometrik, sampai general check up, dan tidak ada masalah.

"Haji ini kan ibadah fisik. Tinggal mempersiapkan secara fisik. Kalau saya sekarang melatih jalan pagi rutin dua hari sekali selama 15 menit," pungkas warga Kedamaian, Gang Mangga tersebut.

Calhaj lainnya, Firdaus, menyatakan semua jemaah tentunya senang sudah ikut yayasan KBIH dan sudah diberikan manasik. Namun, dengan kegiatan manasik dari Kemenag yang lalu, tentu menjadi lebih jelas lagi.

"Persiapan haji kan ditunggu-tunggu sudah siapkan segalanya keperluan sudah disusun. Insya Allah siap kita semua siap dari ibadah dan materi. Insya Allah siap kesemuanya," pungkasnya. 

(tribunlampung.co.id/eka ahmad)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved