Tribun Metro

Ketua DPRD Ingatkan RSUD A Yani Kedepankan Layanan Terbaik

Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani membangun SDM jajarannya.

Ketua DPRD Ingatkan RSUD A Yani Kedepankan Layanan Terbaik
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK PELAYANAN PUBLIK - Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda saat memberi penjelasan dalam Forum Konsultasi Publik dan Diskusi Standar Pelayanan Publik di Aula RSUD A Yani, Selasa (2/7). 

Ketua DPRD Ingatkan RSUD A Yani Kedepankan Layanan Terbaik

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani membangun SDM jajarannya.

"Keinginan masyarakat terhadap pelayanan itu meningkat, tapi pelayanan yang diberikan rumah sakit meningkatnya perlahan bahkan stagnan. Karena itu perlu dibangun jiwa dan raga pegawainya dalam memberikan pelayanan terbaik," ujarnya saat Forum Konsultasi Publik dan Diskusi Standar Pelayanan Publik di Aula RSUD A Yani, Selasa (2/7).

Fasilitas Rusak RSUD A Yani Harus Diatasi dalam 1x24 Jam

Seperti bait pada lagu Indonesia Raya, bangunlah jiwanya dan bangunlah raganya, terus Anna, hendaknya RSUD mampu bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat nasionalis, kerakyatan, dan memegang teguh kebangsaan.

"Jangan pernah membedakan siapapun. Mau kaya atau kurang mampu. Pakai BPJS atau enggak. Semua sama. Hak dan kewajiban harus selaras. Jangan juga sudah pontang panting memberikan pelayanan kepada masyarakat tetapi haknya tertunda," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Erla menilai, jika dibandingkan rumah sakit plat merah di Provinsi Lampung, RSUD Ahmad Yani sudah memberikan pelayanan yang cukup baik kepada masyarakat. Ia berharap ke depan dapat terus melengkapi kebutuhan dokter dan menjadi rumah sakit pendidikan.

"Rumah sakit pendidikan itu rumah sakit yang bisa menerima mahasiswa dari kedoteran. Baik dari universitas negeri atau swasta. Dan untuk status UPT, tidak menjadikan semuanya kewenangan Dinas Kesehatan, karena UPT sifatnya otonom, beda dengan puskesmas. Jadi Dinas Kesehatan hanya berkoordinasi terkait perencanaan, pelayanan, dan keuangan. Kecuali BLUD nya ya," tukasnya.

Anggota DPRD Sesalkan Aksi Penolakan Bayi yang Sakit di RSUD A Yani

Sementara Direktur RSUD Ahmad Yani Trestyawaty meminta masyarakat dapat terus memberikan kepercayaan dan support terhadap rumah sakit yang dipimpinnya saat ini. Ia juga menegaskan siap memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang berlaku kasar kepada pasien.

Ia menilai, masih banyak yang harus dibenahi terkait fasilitas atau pelayanan kepada masyarakat. Karenanya, ia meminta masyarakat atau seluruh elemen dapat terus memberikan masukan demi peningkatan pelayanan RSUD Ahmad Yani.

"Saya berjanji akan terus berbenah. Dan saya meminta masyarakat dapat melaporkan jika mendapat perlakuan tidak mengenakkan oleh pegawai. Catat nama dan jabatannya kemudian laporkan ke nomor pengaduan yang akan kami tempel di setiap kamar," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved