Pengelola Tol Trans Sumatera Akhirnya Pecat Empat Oknum Petugas Mobil Derek yang Pungli di Tol

PT HK, penggelola jalan tol, akhirnya pecat empat oknum petugas mobil derek yang terbukti melakukan pungli di Jalan Tol Trans Sumatera.

Pengelola Tol Trans Sumatera Akhirnya Pecat Empat Oknum Petugas Mobil Derek yang Pungli di Tol
istimewa
Perwakilan Hutama Karya (HK) mengembalikan uang milik Supono pengguna jalan tol yang menjadi korban pungli oknum Petugas Mobil Derek tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - PT Hutama Karya Tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar selaku penggelola jalan tol, akhirnya memberhentikan empat oknum petugas mobil derek yang terbukti melakukan pungutan liar terhadap pengguna jalan tol yang mobilnya mogok di tol ruas Natar-Terbanggi Besar, pada saat arus balik Lebaran 2019 kemarin.

Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, Hanung Hanindito mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti masalah tersebut dan memberhentikan empat petugas mobil derek yang melakukan pungli tersebut dengan inisial (ST, YD, BP, dan YP).

“Kita sudah respon, ada empat oknum petugas mobil derek terlibat dalam pungli itu, dan sudah kami berhentikan sejak Senin kemarin. Dan kasus ini masih kami kembangkan, masih ada oknum pegawai lain yang diduga terlibat. Kasus ini masuk pelanggaran berat,” ujar Hanung Hanindito, kepada tribun, Kamis (11/7/2019).

Suami Polwan Tuti yang Bantu Gembong Narkoba Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Mobilnya Mogok di Jalan Tol Trans Sumatera, Suparno Diminta Rp 1,2 Juta oleh Oknum Petugas Derek

Hanung menjelaskan, pihak penggelola Jalan Tol ruas Bakauheni - Terbanggi Besar juga sudah mengembalikan uang sebesar Rp 1,2 Juta kepada Supono, warga Sukarame yang jadi korban pungli di Jalan tol tersebut.  

“Benar uang pungli itu sudah kami kembalikan kepada pemiliknya, kami serahkan di rumah korban, melaui perwakilan kami,” katanya.

Diketahui Layanan mobil derek di Ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang semestinya gratis ternyata dimanfaatkan oknum petugas mobil derek untuk mengambil keuntungan, terhadap pengguna jalan tol yang kendaraanya mengalami rusak.

Nasib Petugas Mobil Derek Tol Lampung yang Memalak Pengendara Mogok Kini di Ujung Tanduk

Seperti yang dialami Supono, warga Sukarame, Bandar Lampung, yang “dipalak” oknum petugas mobil derek JTTS sebesar Rp 1,2 juta.

Pungli yang menimpa Supono terjadi di hari pertama Idul Fitri 2019.

Ketika itu kendaraan Sopono Daihatsu Xenia BE 2511 YU mengalami mogok saat melintas di ruas jalan tol daerah Natar, Lampung Selatan, atau di dekat rest area.

Mobil Milik Supono Xenia mogok di JTTS Ruas Natar, diderek petugas. Namun sayangnya layanan yang semestinya gratis malah dimanfaatkan oknum petugas mobil derek meminta uang kepada Supono sebesar Rp 1,2 juta. (istimewa)
Mobil Milik Supono Xenia mogok di JTTS Ruas Natar, diderek petugas. Namun sayangnya layanan yang semestinya gratis malah dimanfaatkan oknum petugas mobil derek meminta uang kepada Supono sebesar Rp 1,2 juta. (istimewa) (istimewa)

“Saat itu hari Lebaran pertama, tujuan saya ke Kota Bumi, lewat tol Kota Baru Itera sampai Natar mobil mogok, radiatornya rusak,” kata Supono, Selasa (2/7/2019).

Hubungi Nomor Telepon Ini Jika Anda Mengalami Pungli di Tol Lampung Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar

Saat rusak itu, lanjut dia, datanglah petugas mobil derek menawarkan bantuan dengan meminta uang Rp 1,5 juta.

“Petugas datang dengan mobil derek, dia minta Rp 1,5 juta. Terjadilah tawar menawar. Akhirnya deal Rp 1,2 juta, mobil saya diantar sampai pintu gerbang tol Kota Baru,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Romi Rinando
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved