Tegal Mas Lampung

Pelajaran Penting dari Bos Grup Mulia Gunawan Tjandra: Low Profile, High Profit, dan Low Cholesterol

Pelajaran Penting dari Bos Grup Mulia Gunawan Tjandra, yakni Low Profile, High Profit, dan Low Cholesterol

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Andi Asmadi
TRIBUNLAMPUNG/ANDI ASMADI
Bos Grup Mulia, Gunawan Tjandra (kanan), bersama Pemimpin Umum Tribun Lampung Hadi Prayogo saat berdiskusi di Tegal Mas, belum lama ini. 

Dengan bersikap low profile, banyak orang yang menjadi teman dan banyak orang yang akan datang untuk berbisnis bersama.

Namun, Gunawan mengingatkan, low profile saja tidak akan cukup. Ada dua hal lain yang menjadi dasar untuk kesuksesan berbisnis.

Apa itu? "Jadi, selain low profile, juga harus high profit," katanya. Maksudnya, bisnis yang dikelola harus bisa memberikan keuntungan yang besar.

Satunya apa lagi? "Harus low cholesterol," katanya lalu tertawa. Istilah low cholesterol yang dimaksudkannya adalah selalu menjaga kesehatan agar tidak gampang kena penyakit, di antaranya kolesterol tinggi.

Lalu, bagaimana ceritanya Gunawan Tjandra bisa sampai ke Tegal Mas?

Thomas yang sudah sejak lama mengenal Gunawan, suatu hari bertemu di Jakarta dan bercerita tentang kawasan resort tersebut. Ia mengenalkan Tegal Mas sebagai Maldives-nya Indonesia. Dijelaskanlah berbagai hal tentang pulau tersebut dan pesona wisatanya.

Tapi, tanggapan Gunawan tidak seperti yang ia harapkan. Malah, Gunawan cenderung tidak percaya apa yang ia paparkan.

Gunawan tak pernah membayangkan ada resort di Lampung yang memiliki potensi dan keindahan alam seperti yang diceritakan Thomas.

Karena itu, cerita Thomas disebutnya sebagai "ATM", istilah dalam bahasa Hakka atau Khek yang artinya terlalu banyak bicara.

Kisah Thomas Riska Membangun Tegal Mas, Terkatung-katung di Tengah Laut Nyaris Diterkam Hiu

Kisah Thomas Riska Bangun Pulau Tegal Mas di Lampung yang Penuh Spot Instagramable

Tapi, ketika Gunawan menginjakkan kaki ke Tegal Mas, penilaiannya berubah. Ia kaget melihat pesona alam termasuk potensi wisata bahari di sekitar Teluk Lampung. Dan, ia pun tanpa sungkan meminta maaf kepada Thomas karena telah salah menilai.

"Beliau sampai dua kali meminta maaf, beliau memang sangat rendah hati," ujar Thomas.(*)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved