Tribun Lampung Selatan
Nelayan Lampung Selatan Belum Terpengaruh Angin Kencang, BMKG Maritim Imbau Tetap Waspada
Nelayan Lampung Selatan Belum Terpengaruh Angin Kencang, BMKG Maritim Imbau Tetap Waspada.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Dalam tiga hari terakhir hembusan angin di wilayah pesisir Lampung Selatan cukup kencang, terutama saat memasuki sore hari dan malam.
Adanya perubahan cuaca ini diakui oleh nelayan di PPI Bom Kalianda.
Menurut Amin, seorang nelayan di PPI Bom, hembusan angin memang cukup kencang dalam 3 hari terakhir.
“Memang cukup kencang, biasa menjelang memasuki akhir tahun kondisi cuaca mulai ada perubahan,” kata Amin kepada Tribunlampung.co.id, Selasa (24/9/2019).
Amin mengatakan, meski hembusan angin dalam 3 hari terakhir mulai mengalami perubahan, namun sejauh ini aktivitas nelayan masih normal.
“Untuk nelayan sejauh ini belum terlalu terpengaruh kondisi angin dan tetap melaut seperti biasa," papar Amin.
• Tunggu Usulan Partai Golkar, Pimpinan Definitif DPRD Lampung Belum Bisa Ditetapkan
• Satreskrim Polres Lampung Selatan Gagalkan Upaya Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 7,5 Miliar
"Biasanya, kalau hembusan angin kecang kami berlindung di balik pulau, karena khawatir gelombang tinggi,” ucap Amin.
Kepala Stasiun BMKG Maritim Panjang, Bandar Lampung, Sugiono mengatakan, menjelang masuk awal Oktober 2019 ini memang ada perubahan cuaca.
Menurut Sugiono, diperkirakan pada awal Oktober, beberapa daerah sudah mulai turun hujan, termasuk di Lampung.
Namun, kata Sugiono, hujan baru mulai merata di seluruh Lampung pada awal November 2019.
“Seperti di Tanggamus, Lampung Barat dan Way Kanan, itu diperkirakan sudah turun hujan awal Oktober," jelas Sugiono.
Terkait hembusan angin yang dalam 3 hari terakhir terasa cukup kencang, Sugiono mengatakan, hal tersebut bisa saja berpotensi adanya gelombang tinggi.
Tetapi, terang Sugiono, untuk saat ini hembusan angin relatif masih normal dan tidak terjadi terus-menerus dalam satu hari.
• Pemkab Lampung Selatan Tolak Aktivitas Penambangan Pasir di Gunung Anak Krakatau
• Polresta Bandar Lampung Amankan 3 Terduga Pelaku Pemalsuan SIM
Hembusan angin cukup kencang, terasa pada sore hari.
“Kalau untuk potensi gelombang tinggi, ada di perairan Pesisir Barat, dengan ketinggian gelombang bisa mencapai 2 meter dan kecepatan angin 15 knot,” tandas Sugiono.
Sugiono pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang kemungkinan bisa saja berubah setiap waktu. (tribunlampung.co.id/dedi sutomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/nelayan-lampung-selatan-belum-terpengaruh-angin-kencang-bmkg-maritim-imbau-tetap-waspada.jpg)