OTT KPK di Lampung Utara

KPK: Duit Suap ke Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara Melalui Orang Kepercayaannya Raden Syahril

KPK: Duit Suap ke Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara Melalui Orang Kepercayaannya Raden Syahril

KPK: Duit Suap ke Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara Melalui Orang Kepercayaannya Raden Syahril
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (pakai jaket hitam) tiba di gedung KPK, Selasa (7/10). Ia ditangkap KPK dan menjadi tersangka kasus suap. 

KPK: Duit Suap ke Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara Melalui Orang Kepercayaannya Raden Syahril

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Nama Raden Syahril berkali-kali disebut dalam jumpa pers yang digelar KPK di Jakarta, Senin (7/10) malam.

Dia diidentifikasi sebagai orang kepercayaan Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, dalam keterangan persnya mengungkap bagaimana duit dari rekanan mengalir melalui Raden Syahril.

Penyerahan uang diduga terkait dengan proyek-proyek di Dinas Perdagangan dan proyek-proyek di Dinas PUPR.

Duit hasil suap juga diduga disimpan di kediaman Raden Syahril untuk sewaktu-waktu digunakan untuk kepentingan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara.

Sebelum Terjaring OTT KPK, Bupati Lampung Utara Ternyata Sudah Dapat Peringatan dari Orang Dekat

Biodata Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, Camat Muda Jadi Bupati Terjerat OTT KPK

BREAKING NEWS - Tanggapan Gubernur Lampung Arinal Soal OTT KPK di Lampung Utara

Basaria Panjaitan mengungkapkan, untuk kasus di Dinas Perdagangan, diduga penyerahan uang kepada Bupati Agung dilakukan oleh Hendra Wijaya Saleh, rekanan, kepada Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Wan Hendri melalui Raden Syahril.

Hendra menyerahkan uang Rp 300 juta kepada Wan Hendri, dan kemudian Wan Hendri menyerahkan uang Rp 240 juta pada Raden Syahril (sejumlah Rp 60 juta masih berada di Wan Hendri).

Dalam OTT ini, KPK menemukan barang bukti uang Rp 200 juta sudah diserahkan ke Bupati Agung dan kemudian diamankan dari kamar sang bupati,

Uang tersebut di atas diduga terkait dengan tiga proyek di Dinas Perdagangan.

Halaman
1234
Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved