Tribun Lampung Utara

Perlintasan Liar di Lampung Utara Ditutup Portal

Perlintasan yang ditutup, lanjut Gunawan, berada di tiga titik, yakni Jalan Pelangi II Km 96+0/1, Cimahi Km 96+7/8, dan Kampung Tempel Km 9/0.

Perlintasan Liar di Lampung Utara Ditutup Portal
Tribun Lampung/Anung
Dishub Lampung Utara menutup perlintasan kereta liar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sejumlah perlintasan kereta api liar di Kabupaten Lampung Utara ditutup.

Penutupan dilakukan Dinas Perhubungan Lampung Utara dengan cara memasang portal besi.

Kasi Keselamatan Transportasi Dishub Lampura Gunawan mengatakan, penutupan dan penertiban perlintasan kereta api liar diutamakan yang ada di wilayah perkotaan.

“Penutupan ini merupakan program pemerintah daerah dalam upaya menjaga keselamatan pengendara yang lewat perlintasan liar tersebut,” katanya, Minggu (13/10/2019).

Perlintasan yang ditutup, lanjut Gunawan, berada di tiga titik, yakni Jalan Pelangi II Km 96+0/1, Cimahi Km 96+7/8, dan Kampung Tempel Km 9/0.

Jumlah perlintasan liar di wilayah perkotaan berjumlah 11 titik dan semuanya akan ditutup.

Sugianto, kepala Lingkungan 2 Kelurahan Sribasuki, menyambut baik penertiban perlintasan liar.

Masih Ada Ratusan Perlintasan Liar Kereta Api di Lampung

Hati-hati, Ratusan Perlintasan Liar Masih Incar Keselamatan Pengguna Jalan

”Jadi, mulai ditutupnya perlintasan liar di sini bisa membuat warga bisa lebih aman dan tertib,” tukasnya.

Sapto Hartoyo, Humas PT KAI Divre III.2 Tanjungkarang mengatakan, ada 119 titik perlintasan tanpa izin.

“Jumlah itu mulai dari Tarahan hingga Tanjung Rambang, Sumatera Selatan,” katanya.

Sebagian perlintasan sudah ditutup.

Rinciannya, Bandar Lampung ada 4 titik, Lampung Selatan 1 titik, Lampung Tengah 1 titik, dan Lampung Utara 9 titik. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved