Breaking News:

DPRD Metro Siap Lembur Demi Bahas RAPBD 2020, Ketua Fraksi PKS: Sekarang Kami Lumpuh

DPRD Metro Siap Lembur Demi Bahas RAPBD 2020, Ketua Fraksi PKS: Sekarang Kami Lumpuh

Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
DPRD Metro Siap Lembur Demi Bahas RAPBD 2020, Ketua Fraksi PKS: Sekarang Kami Lumpuh 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - DPRD Kota Metro meminta pihak eksekutif menyiapkan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2020.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Metro Yulianto mengungkapkan, sampai hari ini alat kelengkapan dewan (AKD) dan pimpinan definitif belum ada.

Karenanya, Yulianto meminta, persiapan proses pembahasan RAPBD harus dilakukan pemerintah.

"Seperti penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plapon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Jadi begitu AKD dan pimpinan definitif ada, bisa langsung," kata Yulianto, Kamis (17/10/2019).

Keluarkan Edaran, Gubernur Arinal Djunaidi Larang Kada se-Lampung Tinggalkan Daerah, Ini Alasannya

Selain Presiden & Wapres, Ini Orang Penting Jadi Target Pengamanan di Pelantikan Jokowi-Maruf

Yulianto memrediksi, pembentukan AKD seperti pembagian komisi, Badan Kehormatan, Badan Musyawarah (Banmus), dan Badan Anggaran (Banang) bisa terbentuk dua sampai tiga hari.

"Jadi kalau minggu depan keluar pimpinan definitif, kita harus kebut buat AKD, dan selanjutnya langsung pembahasan RKPD dan KUAPPAS yang diperkirakan selesai selama 10 hari. Makanya kita minta eksekutif siapkan," ujar Yulianto.

Yulianto mengaku, pada prinsipnya DPRD siap kerja lembur.

Mengingat tenggat waktu pembahasan yang harus cepat selesai.

Di mana waktu efektif setelah AKD terbentuk diperkirakan kurang dari 30 hari sebelum 30 November.

"Dengan waktu yang mepet itu, kita harus bekerja keras untuk bisa menyelesaikan pembahasan RAPBD. Karena sesuai dengan Permendagri pembahasan ini harus selesai 30 November," kata Yulianto.

"Kami sih siap kerja siang malam, kami siap lembur," imbuh Yulianto.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Lindungi Kestabilan Pangan Lewat Program PUPM

Dinas TPHP Lampung Selatan Dorong Gapoktan Perkuat Kelembagaan Ekonomi

Yulianto menambahkan, ekskutif juga harus siap bekerja lembur.

Karena, lanjut Yulianto, untuk pembahasan tidak hanya dilakukan dewan tapi juga eksekutif.

"Nah, sekarang ini kami tidak bisa apa-apa. Kalau dibilang DPRD lumpuh, ya memang iya. Karena kami memang tidak bisa apa-apa, belum ada apa-apa," tandas Yulianto. (tribunlampung.co.id/indra simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved