Tribun Bandar Lampung

Disnaker Bandar Lampung Usulkan UMK 2020 Naik hingga 8,51 Persen, Segini Besarannya

Disnaker Bandar Lampung Usulkan UMK 2020 Naik hingga 8,51 Persen, Segini Besarannya

Disnaker Bandar Lampung Usulkan UMK 2020 Naik hingga 8,51 Persen, Segini Besarannya
Istimewa via BangkaPos.com
Ilustrasi - Disnaker Bandar Lampung Usulkan UMK 2020 Naik hingga 8,51 Persen, Segini Besarannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) telah mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2020 sebesar Rp 2.653.000 atau naik sebesar 8,51 persen dibandingkan 2019.

Kadisnaker Bandar Lampung Wan Abdurrahman mengungkapkan, kenaikan tersebut ditetapkan setelah melalui kajian dan survei terkait kebutuhan hidup layak (KHL) di Bandar Lampung merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Besaran UMK yang dikeluarkan dibandingkan KHL Bandar Lampung, berdasarkan hasil survei di delapan pasar di kota ini, justru menurutnya sangat cukup karena harga-harga kebutuhan di pasar cenderung menurun.

"Kalau dibandingkan kebutuhan hidup di Bandar Lampung berdasarkan hasil survei di pasar (yang telah dilakukan), ada delapan pasar. Sekarang ini sedang menurun malah (harga-harga) kebutuhannya," beber Wan saat dikonfirmasi Tribun Lampung, Minggu (3/11/2019).

Ini Alasan Kapolres Palangkaraya Berani Adu Mulut dengan Gubernur

Selain memperhatikan KHL sesuai PP 78 tahun 2015, sambung dia, pertimbangan penetapan besarnya UMK ini juga menyesuaikan dengan surat dari kementerian tenaga kerja RI dengan memperhatikan tingkat inflasi nasional dan PDRD (pajak daerah dan retribusi daerah) nasional, maka UMK Bandar Lampung 2020 dinaikkan 8,51 persen.

Proses pengusulan besaran UMK 2020 ini sendiri menurutnya tengah disampaikan ke gubernur Lampung melalui dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi.

Hanya saja mengenai suratnya sudah dikirim sejak Jumat (1/11) lalu atau baru akan dikirim Senin (4/11) besok dirinya belum mengecek ke sekretarisnya.

"Saya belum cek dan memastikan ke sekretaris saya, apakah sudah dikirim ke (disnakertrans) provinsi atau baru mau besok Senin (hari ini," tambahnya.

Dia berharap besaran UMK ini mampu memenuhi kebutuhan hidup yang layak di Bandar Lampung.

Terkait adanya informasi keberatan dari asosiasi buruh di Bandar Lampung, Wan justru mempertanyakan alasannya.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved