Peredaran Gelap Narkotika

Coba Putus Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, BNNP Lampung Terus Dalami 5 Tersangka 41,6 Kg Sabu

BNNP Lampung masih mendalami 5 tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 41,6 kilogram.

tribunlampung.co.id/hanif mustafa
Coba Putus Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, BNNP Lampung Terus Dalami 5 Tersangka 41,6 Kg Sabu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - BNNP Lampung masih mendalami 5 tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 41,6 kilogram.

Pengembangan ini sebagai upaya pemutusan jaringan perdagangan gelap narkotika.

Kabid Berantas BNNP Lampung Kombes Pol Hennry Budiman mengatakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan asal dan pengirim sabu 41,6 kilogram.

"Ada lima tersangka yang masih kami dalami, salah satunya bos aceh (Muntasir) masih kami dalami," ujar Hennry Budiman, Rabu 11 Desember 2019.

Hennry Budiman mengaku, pihaknya serius dalam menangani perkara sabu 41,6 kilogram ini.

"Ini upaya kami untuk memutus jaringan," seru Hennry Budiman.

7 Fakta Penggerebekan Transaksi Narkoba, Kurir Bawa Sabu Puluhan Kg Pakai Mobil Mewah

Disinggung soal pegawai lapas yang rumahnya dijadikan tempat bersembunyi salah seorang tersangka bernama Muntasir, Hennry Budiman memastikan, jika pegawai lapas tersebut tidak ada kaitannya, sehingga dilepas.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tidak ada indikasi dengan peredaran narkoba ini, sehingga kami lepas dan Muntasir hanya berkunjung saja," tandas Hennry Budiman.

Sebelumnya diberitakan, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati salah satu kurir sabu seberat 41,6 kilogram yang baru dikirim dari Aceh.

Dan dari hasil pengembangan diamankan enam orang tersangka.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved