Kecelakaan Kereta di Bandar Lampung
Ajaib! Brio Terseret Kereta 300 Meter, 2 Penumpang Wanita Selamat
Karenanya, ia memutuskan untuk tetap memacu kendaraa. Namun nahas, kereta babaranjang dari Tanjungkarang menuju Panjang tiba-tiba melintas.
Salah satu pekerja PT KAI yang tak mau disebut namanya mengaku kesulitan mengevakuasi bangkai kendaraan lantaran mobil terseret hingga ke dalam perlintasan.
"Bukannya gak dievakuasi. Kami bingung nariknya. Jauh juga, kanan kiri pagar," ujar dia di lokasi kejadian.
Dia mengatakan, evakuasi terpaksa harus menggunakan bantuan alat.
"Paling pakai lokomotif ditarik keluar," tandasnya.
Sudah Ditutup
Sementara PT KAI Tanjungkarang menyebut, palang perlintasan sudah ditutup sesuai standard operational procedure (SOP).
"Itu sudah ada penjaga palang pintu, dan sudah ditutup pintunya," kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Sapto Hartoyo.
Ia menduga, pengemudi belum begitu hafal kondisi jalan, ditambah kendaraan masih baru. Sehingga, mobil terseret sejauh 350 meter.
"Baru berhenti setelah nyangkut tembok, evakuasi cukup lama karena terlalu dalam," tuturnya.
Sapto mengatakan jika tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Gak ada korban, isinya dua cewek, korban gak luka, selamat, cuma mobilnya rusak," tuturnya.
Sapto menambahkan, pihaknya sudah pernah mengusulkan kepada Pemkot Bandar Lampung untuk menutup perlintasan sebidang tersebut.
"Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007 itu kalo sudah ada flyover maka pintu perlintasan yang ada di bawahnya atau di dekatnya harus ditutup," tandas Sapto. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/brio-ditabrak-babaranjang-4.jpg)