Tribun Lampung Barat

Ada 1.000 Balita Kerdil di Lambar, Kasus Stunting Diprediksi Masih Akan Meningkat

Kasus stunting di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) hingga Januari 2020 tercatat berjumlah 1.002 kasus.

Ada 1.000 Balita Kerdil di Lambar, Kasus Stunting Diprediksi Masih Akan Meningkat
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Ada 1.000 Balita di Lambar Kerdil, Kasus Stunting Diprediksi Masih Akan Meningkat. 

"Salah satu himbauan dinas PMD kepada pekon-pekon agar menganggarkan sebagian DD (dana desa) untuk mengantisipasi kasus stunting yang ada di Lampung Barat," tandas Yudha Setiawan.

10 Persen Bayi di Pringsewu Alami Stunting

Sebanyak 2.150 bayi di bawah lima tahun (Balita) di Pringsewu mengalami stunting.

Jumlah tersebut 10 persen dari 21.500 Balita di Bumi Jejama Secancanan.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pringsewu Nuryanto mengatakan, data terkait stunting bisa naik turun setiap bulannya.

"Sebab bayi yang berusia enam tahun secara otomatis keluar namun sebaliknya ada juga yang tambah yakni bayi yang baru lahir," ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk menekan stunting Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi kepada wanita remaja sejak dini.

Salah satunya dengan keliling ke sekolah agar para remaja wanita paham tentang kesehatan.

Demikian saat menikah nanti paham tentang perlunya gizi bagi bagi bayi.

Nuryanto mengatakan, angka 10 persen termasuk rendah jika dibanding di Provinsi Lampung dan Nasional yang masih diatas angka 20 persen.

Nuryanto mengatakan, untuk menangani stunting dilakukan dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Halaman
1234
Penulis: Ade Irawan
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved