Tribun Lampung Utara

Pemkab Tak Bisa Bayar Insentif Dokter Spesialis RSUD Ryacudu, Besok Poliklinik Dijanjikan Normal

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tidak bisa membayarkan insentif dokter spesialis Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu yang belum terbayarkan.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id/Anung
Penghentian Layanan Poliklinik RSU Ryacudu Berlanjut Hari Ini. Besok, Kamis (16/1) dijanjikan semua poliklinik berjalan normal. 

dr Joko Susilo pun berjanji hari ini sudah akan melakukan pelayanan seperti biasa.

"Keputusan lainnya masih jadi harapan kami, kiranya dapat dibayarkan kekurangan insentif pada tahun 2020. Karena sudah sering dijanjikan mengenai insentif tapi hilang tidak ada kejelasannya. Kami sore ini (kemarin-red) sudah melakukan konsultasi dengan pasien,” ucapnya.

Penghentian Layanan Poliklinik RSU Ryacudu Berlanjut Hari Ini, Hanya 3 Poli yang Buka Layanan

Benahi Manajemen

DR Syah Indra Husada Lubis, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Ryacudu mengatakan, sebagai dokter ada sumpah yang diambil.

Dan hal itu menjadi beban yang harus diperhatikan seorang dokter.

Ia juga mengatakan, diminta jadi Plt oleh pemkab untuk membenahi manajemen yang ada.

Syah Indra mengatakan, jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dan ia akan melakukan komunikasi dengan rekan sejawat.

Masukan dari rekan sejawat, dikatakannya, akan jadi evaluasi bagi dirinya.

Ia berharap akan ada solusi yang terbaik.

"Apabila ada kekurangan, saya meminta maaf. Paling tidak, sudah ada perubahan," pungkasnya.  (tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved