Nasib Pria Miskin Dilarang Kuburkan Jenazah Bayinya di Pemakaman Umum
Seorang pria miskin dilarang kuburkan jenazah bayinya yang baru lahir di pemakaman desa. Alasannya karena pria itu tak punya uang.
Pagi ini, seorang bayi yang baru lahir meninggal dunia."
Dalam unggahannya, Abam Botak lalu menceritakan kisah pria miskin tersebut segera mencari tanah pemakaman.
Hal tersebut guna segera kuburkan jenazah bayinya yang baru lahir tersebut.
"Ayahnya kemudian mencari tanah pemakaman serta imam untuk mengubur dan mengurus jenazah buah hatinya.
Namun, karena ia tak memiliki dokumen atau uang yang cukup, bayi itu tak diizinkan untuk dikubur di pemakaman di desa tempat mereka tinggal.
Oleh karena itu, bayi malang itu tak dapat dimakamkan di tempat pemakaman umum di desa tempat mereka tinggal."
Abam pun bertanya-tanya alasan penduduk tak membantu proses pemakaman tersebut.
Padahal, pria itu juga bagian dari mereka.
"Jika kita memikirkannya, mereka adalah Muslim, sesama saudara Muslim.
Berapa banyak tanah yang dibutuhkan untuk menguburkan seorang bayi kecil sampai mereka harus menolak untuk membantu pemakamannya," tambahnya.
Akhirnya, pria miskin itu harus menguburkan bayinya di Sim-sim, Sandakan.
"Terima kasih pada pengelola di Sim-sim karena mengizinkan bayi itu untuk dimakamkan di sana.
Hal tersebut adalah bukti bahwa dalam hati Anda masih memiliki rasa kemanusiaan.
Allah tidak akan bertanya dari negara mana Anda berasal.
Tetapi, Dia akan meminta pertanggungjawaban Anda sebagai seorang Muslim," pungkasnya.