Tribun Pesawaran
7 Desa di Pesawaran Terendam Banjir, Ketinggian Air hingga 2 Meter
Kepala BPBD Pesawaran Mustari mengungkapkan, banjir tersebut terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Bumi Andan Jejama sejak Rabu kemarin.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Upaya pembersihan material pun memakan waktu tiga hari, dari pagi sampai malam.
Beruntung, listrik sudah menyala pada Jumat (10/1/2020) malam.
Proses membersihkan masjid melibatkan polisi, TNI, pramuka, Satpol PP, damkar, Banser NU, dan organisasi masyarakat lainnya.
"Saat kami tiba di sini mulanya membersihkan jalan lintas dulu. Terus sambil disusuri melihat kondisi masjid ini. Akhirnya kami putuskan fokus di masjid ini," ujar Ketua DPW FPI Tanggamus Muksin.
Ia mengatakan, banyak pihak yang turut menyingkirkan material banjir dari dalam masjid.
Namun, banyaknya material yang masuk dibutuhkan waktu tiga hari untuk membersihkan masjid.
Bahkan FPI sendiri sudah mengerahkan 30 anggotanya secara bergantian membersihkan material.
"Kendala kami jumlah material yang banyak sekali, terus bercampur tanah dan batu. Jadi tidak bisa disiram pakai air saja," ujar Muksin.
Selama ini upaya pembersihan dengan berbagai alat, seperti cangkul, linggis, dan tangan kosong.
"Kelihatannya lumpur biasa, tapi dicangkul natap batu. Itulah beratnya. Tapi alhamdulillah, pelan-pelan sekarang semuanya sudah dikeluarkan," kata Muksin.
Pihaknya akan sebisa mungkin membuat masjid tersebut kembali seperti sedia kala.
Termasuk mengganti karpet, Alquran, dan perlengkapan lainnya.
Sebab semua perlengkapan di dalam masjid rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Belum lagi beberapa kaca jendela rusak.
"Prinsip kami, kalau melakukan sesuatu sampai tuntas. Meskipun sementara masjid sudah bisa digunakan, tetap kami isi lagi barang-barang sama seperti awalnya," ujar Muksin.
Warga setempat bersyukur Masjid Baiturrahman sudah bersih dan bisa digunakan untuk beribadah.
"Alhamdulillah, masjidnya sudah bisa dipakai meski masih seadanya dulu. Ini juga masih dibersihkan terus sampai semuanya beres," ujar Setiawan, warga setempat. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-pesawaran-rabu.jpg)