Tribun Pesawaran
7 Desa di Pesawaran Terendam Banjir, Ketinggian Air hingga 2 Meter
Kepala BPBD Pesawaran Mustari mengungkapkan, banjir tersebut terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Bumi Andan Jejama sejak Rabu kemarin.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Pesawaran dilanda banjir, Kamis, 23 Januari 2020.
Kepala BPBD Pesawaran Mustari mengungkapkan, banjir tersebut terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Bumi Andan Jejama sejak Rabu, 21 Januari 2020 sore.
"Banjir terjadi mulai Kamis dini hari, pukul 02.00 WIB," ungkap Mustari, Kamis, siang.
Dia mengungkapkan, ketinggian air yang merendam enam desa di Kabupaten Pesawaran berkisar 40 cm sampai dengan 2 meter.
Karena, lanjut dia, topografi wilayahnya berbeda-beda sehingga ketinggian air yang merendam itu berbeda-beda.
• Demi Tugas, Guru SDN 3 Banjar Agung Nekat Berjalan Kaki Terobos Banjir Menuju Sekolah
• Atasi Banjir di Hadimulyo Barat Metro, Anak Sungai Way Bunut Akan Dinormalisasi
• Aset Bangunan Rp 4,6 Miliar di Lampung Jadi Tempat Berburu Hantu dan Pasangan Mesum
• Ratusan Lurah Demo Wakil Wali Kota Bandar Lampung karena Statemen Ini, Yusuf Kohar Bungkam
Dia mengungkapkan, wilayah desa yang paling banyak terdampak banjir yakni Kecamatan Gedongtataan.
Menurut dia, ada empat desa yang dilanda banjir. Yaitu Desa Bagelen, Desa Sukaraja, Desa Gedongtataan, dan Desa Karang Anyar.
Kemudian wilayah terdampak lainnya Kecamatan Negri Katon di dua desa. Yaitu Kagungan Ratu dan Purworejo.
Lalu, Kecamatan Way Lima di Desa Batu Raja.
Demi Tugas, Guru SDN 3 Banjar Agung Nekat Berjalan Kaki Terobos Banjir Menuju Sekolah
Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Utara pada Selasa 21 Januari 2020 kemarin membuat sejumlah jalan terendam banjir.
Salah satunya jalan di perbatasan Desa Bandar Agung, dusun Bandar Rejo Kecamatan Muara Sungkai dengan Desa Haduyang Ratu dan Isorejo Kecamatan Bungamayang tidak bisa dilalui akibat luapan air dari sungai Sungkai.
Saat ini kondisinya sudah berkurang tinggal 1 meter.
Kepsek SDN 3 Bandar Agung mengungkapkan hujan deras yang terjadi beberapa hari ini membuat sungai Sungkai meluap sehingga mengakibatkan banjir dengan ketinggian 1,5 meter.
Namun hal itu tidak membuat dirinya serta para dewan guru yang lain putus asa untuk pergi ke sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-pesawaran-rabu.jpg)