Kebakaran di Bandar Lampung
2 Jam Tim BPBD Bandar Lampung Berjibaku Padamkan Api yang Melalap Tepekong
Kebakaran rumah tepekong, BPBD Kota Bandar Lampung kerahkan delapan unit pemadam kebakaran.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Baba Fenli menjelaskan lilin yang dipergunakan untuk sembahyang tanpa sengaja terjatuh.
"Jadi lilin yang berada diatas altar itu jatuh, kena meja, di depan di Cin Tia (tempat ibadah)," tuturnya.
• Merugi Rp 1 M Lebih Akibat Kebakaran, Pemilik Rumah Sekaligus Tepekong: yang Penting Nyawa Selamat
• Terbangun Gara-gara AC Mati, Istri Baba Fenli Buka Pintu Lihat Mobil Sudah Terbakar
• Pemkab Salurkan Bantuan Sembako hingga Air Bersih Kepada Korban Banjir Pesawaran
• Detik-detik Pemotor Terlindas Kereta hingga Kakinya Putus di Bandar Lampung, Terobos Palang Pintu
Lanjutnya, kebetulan saat lilin jatuh tidak ada yang mengecek.
"Biasanya ipar saya yang ngecek," tandasnya.
Merugi Rp 1 Miliar
Baba Fenli, pemilik rumah sekaligus Tepekong mengaku mengalami kerugian cukup banyak akibat musibah kebakaran.
Menurutnya jika dihitung mencapai Rp 1 Miliar lebih.
"Kalau diitung ini banyak, dua mobil, dua motor belum termasuk barang antik, ada lah kerugian Rp 1 miliar lebih," terangnya, Jumat 24 Januari 2020.
Baba Fenli menambahkan saat kejadian dia sudah tak memikirkan harta benda.
"Yang penting nyawa dulu, ini tangan saya kena beling karena lompat pagar belakang pakai tangga istri anak dah lompat saya baru lompat," sebutnya.
Baba Fenli pun menuturkan bahwa kejadian ini merupakan musibah.
"Ya kalau duit bisa dicari, yang penting selamat dulu," tandasnya.
Terbangun Gara-gara AC Mati
Pendingin ruangan (AC) mati, keluarga Baba Fenli tersadar rumahnya terkepung api.
Yucen Baba Fenli menuturkan saat api mengelilingi rumahnya ia belum tersadar.