Kebakaran di Bandar Lampung

2 Jam Tim BPBD Bandar Lampung Berjibaku Padamkan Api yang Melalap Tepekong

Kebakaran rumah tepekong, BPBD Kota Bandar Lampung kerahkan delapan unit pemadam kebakaran.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi BPBD Bandar Lampung
Tim BPBD Bandar Lampung tengah memadamkan api. 2 Jam Tim BPBD Bandar Lampung Berjibaku Padamkan Api yang Melalap Tepekong 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kebakaran rumah tepekong, BPBD Kota Bandar Lampung kerahkan delapan unit pemadam kebakaran.

Sekertaris BPBD Kota Bandar Lampung M Rizki menuturkan pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 03.27 wib.

"Kami dapatkan laporan adanya kebakaran di Jalan Ikan Tembakang Gang Wijaya, no 27, Sukaraja, Bumiwaras," tuturnya, Jumat 24 Januari 2020.

Kata Rizki, pihaknya langsung mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran.

"Ada 42 personel dikerahkan ke lokasi kejadian," tegasnya.

Merugi Rp 1 M Lebih Akibat Kebakaran, Pemilik Rumah Sekaligus Tepekong: yang Penting Nyawa Selamat

Terbangun Gara-gara AC Mati, Istri Baba Fenli Buka Pintu Lihat Mobil Sudah Terbakar

Kisah Perempuan Lampung Hadirkan Hijab Bermotif Siger, May Gandeng Donita sebagai Brand Ambasador

Festival Puisi Internasional di Lampung, Owner Tegal Mas Baca Puisi Yang Teringat dari Perjalanan

Rizki mengaku api bisa dipadamkan setelah kurang lebih dua jam.

"Sekitar pukul 5 api sudah padam," sebutnya.

Atas kejadian ini, lanjut Rizki tidak ada korban jiwa, hanya saja pemilik rumah mengalami kerugian kurang lebih Rp 400 juta.

"Untuk penyebab saat ini masih lidik pol," tuturnya.

Rizki menambahkan harta benda yang hangus terbakar yakni rumah beserta isinya dengan luas 10 kali 15 meter persegi.

"Satu unit mobil Honda Accord, satu unit Motor Honda Beat, satu unit Motor kawasaki Ninja dan satu unit Mobil Avanza," tandasnya.

Penyebab Kebakaran

Kejadian terbakarnya Tepekong (tempat ibadah) di jalan Ikan Tembakang no 27, Sukaraja, Bumi Waras diduga akibat lilin yang ada di altar terjatuh.

Yucen Baba Fenli menuturkan api bersumber dari lilin sembahyang.

"(Api) karena lilin, saya pasang lilin karena pergantian tahun (imlek)," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved